PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L.) KLON SULAWESI 1 HASIL SAMBUNG PUCUK PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK BOOSTER 76

-, TIRZA CHALISTA RAMPATANA (2026) PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L.) KLON SULAWESI 1 HASIL SAMBUNG PUCUK PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK BOOSTER 76. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Tirza Chalista Rampatana (E28122385). Pertumbuhan Bibit Kakao
(Theobroma cacao L.) Klon Sulawesi 1 Hasil Sambung Pucuk pada
Berbagai Konsentrasi Pupuk Booster 76 (Dibimbing oleh Zainuddin
Basri dan Mirni Ulfa Bustami, 2026).
Klon Sulawesi 1 telah menjadi salah satu jenis kakao unggulan sehingga patut
dikembangkan. Pengembangan kakao membutuhkan ketersediaan bibit yang
cukup dan salah satu cara ditempuh untuk penyediaanya adalah melalui teknik
sambung pucuk. Bibit yang diperoleh melalui sambung pucuk diharapkan
tumbuh baik pasca penyambungan dan untuk itu dibutuhkan kondisi tumbuh
yang baik, seperti dengan memberikan pupuk Booster 76 yang mengandung
nutrisi maupun ZPT pada konsentrasi yang sesuai. Tujuan dilakukannya
penelitian ini yaitu untuk mengkaji pertumbuhan bibit kakao klon Sulawesi 1
pada berbagai konsentrasi pupuk Booster 76. Penelitian dilaksanakan di Desa
Kalukubula Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi
Tengah yang berlangsung dari bulan September 2025 sampai Februari 2026.
Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok satu faktor dengan
perlakuan yang dicobakan yaitu konsentrasi pupuk Booster 76 yang terdiri
atas tanpa pupuk Booster 76 (kontrol), 4 ml , 8 ml, 12 ml, 16 ml dan 20 ml
pupuk Booster 76 per liter air.Setiap unit percobaan diulang tiga kali sehingga
diperoleh 18 unit percobaan dan masing-masing unit percobaan
menggunakan sepuluh polybag (ditanami satu benih) sehingga terdapat total
180 polybag (benih kakao) yang digunakan. Variabel yang diamati mencakup
persentase tumbuh, jumlah dan panjang tunas, jumlah dan luas daun, diameter
batang serta volume akar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan
analisis keragaman dan hasil analisis keragaman yang menunjukkan pengaruh
nyata atau sangat nyata diuji lanjut menggunakan uji Beda Nyata Jujur taraf
5% guna mengetahui perbedaan nilai rata-rata antar perlakuan yang
dicobakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi pupuk
Booster 76 yang dicobakan berpengaruh nyata hingga sangat nyata terhadap
variabel yang diamati dengan konsentrasi 20 ml per liter air merupakan
konsentrasi yang lebih baik bagi pertumbuhan bibit kakao klon Sulawesi 1.
Bibit kakao yang tumbuh pada konsentrasi tersebut memiliki persentase
tumbuh hingga 93,33% dengan jumlah dan panjang tunas, jumlah serta luas

daun, diameter batang dan volume akar hingga akhir pengamatan berturut-
turut 2,84 tunas, 10,18 cm, 9,06 helai, 126,92 cm2, 0,18 cm dan 108,63 ml.

Kata Kunci : Kakao (Theobroma cacao L.), Klon Sulawesi 1, sambung pucuk,
pupuk Booster 76, pertumbuhan bibit.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agroteknologi
S Agriculture > Agroteknologi
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agroteknologi
Depositing User: Bayu Anggara Permana
Date Deposited: 27 Jul 2026 06:22
Last Modified: 27 Jul 2026 06:22
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156739
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item