EFEKTIVITAS MEDIASI DALAM MENGURANGI PERKARA PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA PARIGI

-, INDAR PARAWANSYAH (2026) EFEKTIVITAS MEDIASI DALAM MENGURANGI PERKARA PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA PARIGI. Sarjana thesis, universitas tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Nama: Indar Parawansyah, Nim: D10119656, Judul: Efektivitas Mediasi
Dalam Mengurangi Perkara Perceraian Di Pengadilan Agama Parigi,
Pembimbing I: Manga Patila, S.H.,M.H., Pembimbing Ii: Andi Bustamin Dg
Kunu S.H.,MH.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan tidak
efektifnya mediasi dalam mengurangi perkara perceraian serta untuk mengetahui
tingkat keberhasilan mediasi dalam perkara perceraian di Pengadilan Agama Parigi.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris dengan pendekatan
perundang-undangan dan pendekatan sosiologis. Data yang digunakan terdiri atas
data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan pihak Pengadilan Agama
Parigi serta data sekunder yang diperoleh dari bahan hukum primer, bahan hukum
sekunder, dan bahan hukum tersier. Seluruh data dianalisis secara deskriptif
kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan mediasi dalam perkara
perceraian di Pengadilan Agama Parigi belum berjalan secara efektif dalam
mewujudkan perdamaian dan mengurangi angka perceraian sebagaimana
diamanatkan dalam Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016 tentang
Prosedur Mediasi di Pengadilan. Ketidakefektifan tersebut dipengaruhi oleh faktor
internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi rendahnya iktikad baik para
pihak, kondisi emosional yang tidak stabil, serta konflik rumah tangga yang telah
berlangsung dalam jangka waktu lama, khususnya yang disebabkan oleh
perselingkuhan dan kekerasan dalam rumah tangga. Sementara itu, faktor eksternal
meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, minimnya pelatihan yang berdampak
pada kompetensi mediator, serta terbatasnya waktu pelaksanaan mediasi. Tingkat
keberhasilan mediasi selama periode 2023-2024 hanya mencapai 0,9% atau sekitar
10 perkara dari total 1.097 perkara perceraian yang diterima dan diperiksa.
Rendahnya tingkat keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa mediasi cenderung
efektif pada perkara dengan tingkat perselisihan yang relatif ringan, sedangkan pada
perkara dengan konflik yang bersifat kompleks dan berkepanjangan, para pihak
umumnya telah memiliki kehendak yang kuat untuk mengakhiri perkawinan
sehingga peluang tercapainya perdamaian menjadi sangat terbatas. Oleh karena itu,
diperlukan peningkatan kompetensi mediator serta optimalisasi pelaksanaan
mediasi guna mendukung efektivitas penyelesaian sengketa secara damai di
lingkungan Pengadilan Agama Parigi.
Kata Kunci: Efektivitas, Mediasi, Perceraian.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Library of Congress Subject Areas > Ilmu Hukum
Depositing User: Bayu Anggara Permana
Date Deposited: 27 Jul 2026 07:37
Last Modified: 27 Jul 2026 07:37
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156758
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item