EVALUASI KESESUAIAN FUNGSI EKOLOGIS DAN FUNGSI STRUKTURAL TANAMAN LANSEKAP PADA RUANG AKTIVITAS DI TAMAN HUNTAP TALISE

-, WAHYUDIN A. LAEBO (2026) EVALUASI KESESUAIAN FUNGSI EKOLOGIS DAN FUNGSI STRUKTURAL TANAMAN LANSEKAP PADA RUANG AKTIVITAS DI TAMAN HUNTAP TALISE. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

perkotaan maupun non-perkotaan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 penyediaan RTH di wilayah kota paling sedikit 30% dari luas wilayah kota, yang terdiri atas 20% RTH publik dan 10% RTH privat. Ketentuan tersebut bertujuan menjaga kualitas lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan kota terhadap bencana, serta menciptakan kenyamanan masyarakat. Namun, pesatnya pembangunan kota sering menyebabkan lahan terbuka berubah menjadi bangunan, sehingga luas dan kualitas RTH semakin berkurang. Pentingnya evaluasi fungsi RTH tersebut juga relevan dilakukan di Kota Palu. Salah satu RTH yang cukup dikenal masyarakat Adalah Taman Huntap Talise. Taman ini sering dijadikan tempat beraktivitas warga dan memiliki potensi besar dalam mendukung kualitas lingkungan kota. Namun, hingga saat ini belum ada penelitian yang menilai secara detail bagaimana peran tanaman di taman tersebut dalam menurunkan menciptakan kenyamanan visual, dan mendukung aktivitas serta kepuasan pengunjung. Tanpa adanya penilaian yang jelas, sulit untuk mengetahui apakah taman ini sudah berfungsi secara optimal, dan apa yang masih perlu diperbaiki ke depannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Kesesuaian fungsi ekologis dan struktural vegetasi tanaman Taman Huntap Talise Kota Palu, terutama dalam meningkatkan kenyamanan lingkungan dan mendukung manfaat sosial bagi masyarakat. Berdasarkan hasil rata-rata penilaian fungsi tanaman lansekap di Taman Huntap Talise, secara umum menunjukkan bahwa tanaman telah berfungsi dengan baik. Fungsi peneduh memperoleh nilai tertinggi yaitu 80%, dalam kategori Baik. Fungsi penyerap polusi mendapat nilai 73,3% dalam ketegori baik. Fungsi pembatas pandangan memperoleh nilai terendah yaitu 68,3%, dalam ketegori baik. fungsi pengarah memperoleh nilai 73,3%, dalam kategori baik dan fungsi estetika memperoleh nilai 73,3%, dalam kategori baik. Berdasarkan hasil pengamatan terhadap struktur pohon di taman, sebagian besar masih tergolong dalam kategori pohon muda. Kondisi ini menunjukkan bahwa tanaman masih berada pada fase pertumbuhan awal sehingga membutuhkan perawatan yang lebih intensif agar dapat tumbuh dengan baik dan menjalankan fungsi ekologisnya secara optimal.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agroteknologi
S Agriculture > Agroteknologi
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agroteknologi
Depositing User: Bayu Anggara Permana
Date Deposited: 29 Jul 2026 03:55
Last Modified: 29 Jul 2026 03:55
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156808
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item