-, WANDI (2026) SISTEM PINJAM PAKAI LAHAN PERKEBUNAN ETNIS BALAESANG DESA KAMONJI KECAMATAN BALAESANG TANJUNG KABUPATEN DONGGALA. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Wandi Stambuk B 301 20 084, dengan judul "Sistem Pinjam Pakai Lahan
Perkebunan Etnis Balaesang Desa Kamonji Kecamatan Balaesang Tanjung Kabupaten
Donggala". Dibimbing oleh Rismawati sebagai pembimbing utama dan Yulianti Bakari
sebagai pembimbing pendamping.
Penelitian ini mengulas tentang praktik sistem pinjam pakai lahan dan bagi hasil
pada masyarakat etnis Balaesang di Desa Kamonji, Kabupaten Donggala. Masyarakat yang
terlibat dalam sistem pinjam pakai lahan ini pada umumnya memilih tanaman yang cepat
dipanen atau yang bisa cepat menghasilkan uang, karena sebagian besar pelaki pinjam
pakai ini berada dalam kondisi ekonomi yang rendah dan memiliki tuntutan untuk
memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan
teknik penentuan informan secara purposive sampling. Informan dipilih berdasarkan
keterlibatan langsung dalam praktik pengelolaan lahan, khususnya pemilik lahan dan petani
yang menggarap tanaman jangka panjang seperti kakao dan kelapa yang memiliki proses
pemeliharaan hingga panen bertahun-tahun serta petani tanaman semusim seperti jagung
dan nilam yang memiliki siklus panen bulanan. Pemilihan kriteria ini memungkinkan
peneliti mendapatkan gambaran utuh mengenai peminjaman lahan dan sistem bagi hasil
berdasarkan karakteristik tanaman yang digarap.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pinjam pakai lahan menjadi solusi
atas keterbatasan akses lahan, serta mencerminkan nilai sosial dan budaya yang kuat dalam
masyarakat Etnis Balaesang. Dalam proses dan mekanisme pinjam pakai lahan, tahapan
awal yang dilakukan adalah pertemuan, ini melibatkan petani penggarap selaku peminjam
lahan dan pemilik lahan. Kemudian setelah melakukan pertemuan dan terjadi pembicaraan
terkait pinjam pakai lahan, akan melahirkan kesepakatan. Kesepakatan ini dilakukan secara
lisan, berlangsung tanpa perantara, serta didasari rasa saling percaya, dan solidaritas rasa
kekeluargaan yang sudah terbangun sejak lama antar sesama etnis Balaesang. Kesepakatan
juga berisi terkait jenis tanaman yang akan diolah dan lama waktu pengolahan. Lama waktu
pengolahan sebagai salah satu bentuk dari waktu durasi dari pinjam pakai lahan tersebut.
Lama waktu pengelohan berbeda-beda pada setiap jenis tanaman yang akan diolah. Pada
sistem bagi hasil, setiap tanaman memiliki pola bagi hasil msing-maasing. Meskipun
terdapat perbedaan pola pembagian antara tanaman semusim dan tanaman tahunan,
keseluruhan proses berlangsung sederhana, adil, dan minim konflik. Solidaritas sosial
menjadi hal yang paling penting, terlihat dari pemilik lahan yang kerap tidak menuntut
bagian hasil panen dari yang meminjam lahan terutama pada mereka yang sedang
mengalami kesulitan ekonomi yang menjadikan sistem pinjam pakai lahan sebagai solusi
untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga
Kata Kunci: Sistem Pinjam Pakai, Bagi Hasil, Etnis Balaesang, Desa Kamonji
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi H Ilmu Sosial > Antropologi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi Library of Congress Subject Areas > H Ilmu Sosial > Antropologi |
| Depositing User: | Bayu Anggara Permana |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 02:37 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 02:37 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156835 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

