SARAH SEPTIANI MBUKO (2026) PENGARUH DENSITAS TERHADAP EFEKTIVITAS BRIKET LIMBAH TEMPURUNG KELAPA SAWIT DAN BONGGOL JAGUNG. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK
Peningkatan kebutuhan energi serta keterbatasan sumber daya bahan bakar fosil mendorong
pengembangan energi alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.Salah satu sumber energi
terbarukan yang potensial adalah biomassa yang berasal dari limbah pertanian dan perkebunan.
Limbah tempurung kelapa sawit dan bonggol jagung merupakan biomassa yang melimpah di
Indonesia, namun pemanfaatannya masih belum optimal dan sering menimbulkan permasalahan
lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam pemanfaatan limbah tersebut, salah satunya
melalui pembuatan briket biomassa. Kualitas briket sangat dipengaruhi oleh densitas, yang berperan
dalam menentukan karakteristik fisik dan pembakaran, seperti kadar air, kadar abu, nilai kalor, dan
laju pembakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi densitas terhadap
efektivitas briket biomassa berbahan limbah tempurung kelapa sawit dan bonggol jagung, serta
menentukan densitas optimal yang menghasilkan kualitas terbaik sebagai bahan bakar alternatif.
Variasi densitas diperoleh melalui perbedaan massa bahan baku sebesar 20 g, 25 g, 30 g, dan 35 g
menggunakan cetakan silinder berdiameter 1 inci dan tinggi 4 cm, sehingga menghasilkan densitas
sebesar 0,99 g/cm³; 1,24 g/cm³; 1,49 g/cm³; dan 1,73 g/cm³. Metode penelitian yang digunakan
adalah eksperimen laboratorium dengan pendekatan kuantitatif. Parameter yang diuji meliputi kadar
air, kadar abu, nilai kalor, dan laju pembakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air
briket berkisar antara 6,98%–7,37?n telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI 01-6235-
2000) yaitu ?12%. Kadar abu berada pada rentang 15,98%–18,26?n masih memenuhi batas
maksimum SNI yaitu ?20%. Nilai kalor briket mencapai 5581 cal/g dan telah melampaui standar
minimum SNI yaitu ?5000 cal/g. Laju pembakaran menunjukkan kecenderungan menurun seiring
peningkatan densitas, dari 0,0048 g/detik pada densitas 0,99 g/cm³ menjadi 0,0023 g/detik pada
densitas 1,73 g/cm³, yang menunjukkan bahwa briket dengan densitas lebih tinggi memiliki
pembakaran yang lebih stabil dan berlangsung lebih lama. Berdasarkan hasil tersebut, densitas 1,73
g/cm³ direkomendasikan sebagai densitas optimal dalam penelitian ini karena menghasilkan
kombinasi terbaik antara nilai kalor yang tinggi dan laju pembakaran yang stabil, sehingga
berpotensi sebagai bahan bakar alternatif yang efisien dan ramah lingkungan.
Kata kunci: densitas, briket biomassa, limbah kelapa sawit, bonggol jagung, nilai kalor, laju
pembakaran
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Teknik > Teknik Lingkungan T Technology > Teknik Lingkungan |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Lingkungan Library of Congress Subject Areas > T Technology > Teknik Lingkungan |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 04:02 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 04:02 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156863 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

