MOH BAGASKARA (2026) STUDI ETNOGRAFI MASYARAKAT DIWILAYAH PENAMBANGAN GALIAN C KELURAHAN WATUSAMPU. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK
Moh. Bagaskara B301 19 072 judul skripsi “Studi Etnografi Masyarakat
Di Wilayah Penambangan Galian C Watusampu”. di bimbing oleh
Mohammad Marzuki sebagai pembimbing utama dan Hapsa sebagai pembimbing
pendamping. Program studi Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Tadulako.
Industri pertambangan galian C di Kelurahan Watusampu telah
berkembang pesat dalam 10 tahun terkahir, keberadaan industri tambang
menimbulkan berbagai dampak pada masyarakat. Situasi ini mendorong
masyarakat untuk melakukan berbagai siasat untuk tetap bertahan hidup di
wilayah aktivitas pertambangan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara
mendalam dinamika kehidupan masyarakat yang tinggal berdampingan dengan
aktivitas pertambangan Galian C di Kelurahan Watusampu, Kota Palu. Aktivitas
penambangan yang melibatkan banyak perusahaan telah menciptakan perubahan
signifikan terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan setempat.
Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana pandangan masyarakat Kelurahan
Watusamou yang hidup di wilayah penambangan galian c dan bagaimana
pertambanga memengaruhi kehidupan masyarakat dan bagaimana masyarakat
bersiasat di di wilayah penambangan galian c
Dasar penelitian ini dengan menggunakan metode penelitian kualitatif
deskriptif. Penelitian dengan mengambil data kemudian menggambarkan gejala
sosial secara objektif. Penentuan informan dilakukan secara purposive sampling,
yaitu dengan sengaja dan memilih informan yang dipandang dapat memberikan
jawaban atas permasalahan penelitian. Adapun teknik pengumpulan data yaitu (1)
studi pustaka yang di peroleh dari buku-buku, artikel, jurnal, browsing internet,
dan karya ilmiah yang relevan (2) penelitian lapangan yang terdiri dari
pengamatan dan wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki pandangan
yang beragam terhadap aktivitas tambang. Pekerja tambang cenderung
memandang tambang sebagai sumber penghidupan utama, sementara warga yang
tinggal dekat operasi tambang lebih banyak mengeluhkan debu, kerusakan jalan,
dan perubahan kualitas air tetapi tetap berada dalam posisi dilematis karena
ketergantungan ekonomi dari Tambang. Secara ekonomi, tambang memberikan
peluang kerja dan usaha baru, namun juga menciptakan ketimpangan antarwarga.
Untuk menghadapi kondisi ini, masyarakat mengembangkan berbagai siasat,
seperti menjaga kebersihan rumah dari debu serta mengubah pemanfaatan sumber
air, memanfaatkan peluang usaha dari aktivitas tambang, hingga mencari alternatif
pekerjaan non-tambang dan menegosiasikan dengan cara yang halus atau secara
baik-baik. Temuan ini menunjukkan bahwa keberadaan tambang tidak hanya
membentuk kondisi lingkungan fisik, tetapi juga memengaruhi pola interaksi
sosial dan struktur ekonomi masyarakat Watusampu secara signifikan.
Kata Kunci : Siasat, Perubahan, Penambangan Galian C
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi H Ilmu Sosial > Antropologi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi Library of Congress Subject Areas > H Ilmu Sosial > Antropologi |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 06:42 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 06:42 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156897 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

