SELVIANI (2026) PEMBERIAN PROBIOTIK DENGAN DOSIS BERBEDA PADA MEDIA PEMELIHARAAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN BANDENG (Chanos Chanos Forsskal, 1775). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Selviani (O 271 21 026) Pemberian Probiotik dengan Dosis Berbeda pada Media Pemeliharaan terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Bandeng (Chanos chanos Forsskal, 1775). Dibimbing oleh Ibu Dr. Ir. Eka Rosida, M.App.Sc dan Ibu Ir. Seftina F. Mangitung (2026).
Ikan bandeng (Chanos chanos Frosskal, 1775) adalah salah satu komoditas perikanan yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia dan memiliki berbagai keunggulan, antara lain yaitu ikan bandeng dapat tumbuh dengan baik dalam lingkungan terkontrol, bersifat herbivora, mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan relatif tahan terhadap berbagai jenis penyakit yang biasa menyerang hewan air. Keunggulan lainnya yang dimiliki oleh ikan bandeng yaitu dapat dibudidayakan secara polikultur dengan organisme lainnya seperti udang dan rumput laut. Permasalahan dalam budidaya intensif yaitu berkaitan dengan kualitas air. Pakan yang tidak termakan dan limbah metabolisme ikan dapat menyebabkan akumulasi bahan organik di perairan, sehingga menurunkan kualitas air, kondisi ini berdampak langsung pada pertumbuhan ikan, yang menjadi terganggu akibat tingginya kandungan zat toksik seperti amonia. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu penggunaan probiotik yang diaplikasikan pada air media pemeliharaan.
Penelitian bertujuan untuk menganalisis pemberian probiotik dengan dosis berbeda pada media pemeliharaan terhadap pertumbuhan benih ikan bandeng (Chanos chanos). Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus - September 2025, bertempat di BBIP Kampal Instalasi Mamboro, Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini didesain dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan 4 ulangan dengan padat penebaran 10 ekor setiap wadah, sehingga terdapat 20 unit satuan percobaan. Perlakuan A : penambahan probiotik 0 mL/wadah (Kontrol), perlakuan B : Penambahan probiotik 15 mL/ wadah, perlakuan C : Penambahan probiotik 20 mL/wadah, perlakuan D : Penambahan probiotik 25 mL/wadah, perlakuan E : Penambahan probiotik 30 mL/wadah. Data kemudian dianalisis ragam (ANOVA), apabila perlakuan memberikan pengaruh maka dilanjutkan dengan uji BNJ (Beda Nyata Jujur) Sedangkan data kualitas air dan kelangsungan hidup dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel atau gambar. Berdasarkan hasil ANOVA penggunaan probiotik dengan dosis yang berbeda pada media budidaya berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap pertumbuhan ikan bandeng. Pemberian probiotik pada media pemeliharaan dengan dosis berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan bobot mutlak, sementara Feed conversion ratio (FCR) tidak menunjukkan pengaruh. Pemberian probiotik pada media dengan dosis 25mL probiotik/wadah menghasilkan pertumbuhan bobot mutlak 1,70 g, FCR 7,56 g dan kelangsungan hidup 78%.
Kata Kunci : ikan bandeng, probiotik, Lactobacillus sp., pertumbuhan, kelangsungan hidup
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Peternakan dan Perikanan > Akuakultur S Agriculture > Akuakultur |
| Divisions: | Fakultas Peternakan dan Perikanan > Akuakultur Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Akuakultur |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 06:55 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 06:55 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156899 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

