MEGA KUSUMAWATI SIOMBO (2026) PENGARUH PEMBERIAN PUPUK BOOSTER 76 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH (Arachis Hypogaea L.). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) dimanfaatkan sebagai bahan pangan konsumsi langsung dan campuran makanan seperti roti, bumbu dapur, bahan baku industri dan pakan ternak. Sehingga kebutuhan kacang tanah terus meningkat setiap tahunnya sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk. Produksi kacang tanah di Indonesia menunjukkan penurunan dari Tahun 2018 hingga 2021. Rendahnya produksi kacang tanah disebabkan oleh beberapa faktor seperti rendahnya kualitas benih, ketersediaan varietas unggul yang masih terbatas, rendahnya ketersediaaan bahan organik tanah, pembuatan drainase yang buruk, serta penggunaan pupuk yang belum sesuai menyebabkan pertumbuhan kacang tanah belum optimal. Penggunaan pupuk Booster 76 mampu meningkatkan hasil produksi tanaman kacang tanah karena mengandung unsur hara makro utama Nitrogen (N), Fosfor (P) dan Kalium (K), serta Paclobutrazol sebagai zat pengatur tumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh terbaik dari berbagai konsentrasi pupuk Booster 76 terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Akademik, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Kecamatan Mantikulore, Tondo, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah yang berlangsung dari Bulan Desember 2025 sampai April 2026. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan perlakuan yang dicobakan yaitu konsentrasi pupuk Booster 76 (B) sebanyak enam taraf yaitu, tanpa pupuk Booster 76 (kontrol), 4 mL pupuk Booster 76 L air-1, 8 mL pupuk Booster 76 L air-1, 12 mL pupuk Booster 76 L air-1, 16 mL pupuk Booster 76 L air-1, 20 mL pupuk Booster 76 L air-1. Setiap unit percobaan diulang lima kali sehingga diperoleh 30 unit percobaan. Selanjutnya, tiap unit percobaan menggunakan tiga polybag (ditanami dua benih) sehingga terdapat 90 polybag (180 benih kacang tanah). Data dianalisis menggunakan analisis ragam atau analysis of variance (Anova). Apabila hasil analisis ragam menunjukkan pengaruh nyata atau sangat nyata, maka dilanjutkan dengan melakukan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) taraf 5%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa konsentrasi 20 mL pupuk Booster 76 L air-1, memberikan pengaruh terbaik dalam menghasilkan tanaman tertinggi, jumlah cabang dan jumlah daun lebih banyak menunjukkan pertumbuhan vegetatif tanaman
kacang tanah yang optimal. Selain itu, tanaman kacang tanah juga
menunjukkan umur berbunga lebih cepat, sehingga mendukung fase
generatif. Peningkatan pertumbuhan tersebut diikuti dengan meningkatnya
hasil kacang tanah yaitu jumlah polong, berat 100 biji (kadar air 14%) dan
produksi (ton) per ha.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agroteknologi S Agriculture > Agroteknologi |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agroteknologi Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agroteknologi |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 02:37 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 02:37 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156944 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

