ANALISIS DATA BACAAN ACCELEROGRAPH DALAM PENENTUAN INTENSITAS GEMPA YANG TERJADI PADAAREA BENDUNGAN PLTA POSO 1 DI DAERAH SULEWANA, KABUPATEN POSO, PROVINSI SULAWESI TENGAH

IRVAN LEONARD TONGENA (2026) ANALISIS DATA BACAAN ACCELEROGRAPH DALAM PENENTUAN INTENSITAS GEMPA YANG TERJADI PADAAREA BENDUNGAN PLTA POSO 1 DI DAERAH SULEWANA, KABUPATEN POSO, PROVINSI SULAWESI TENGAH. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, merupakan daerah yang memiliki
tingkat aktivitas seismik cukup tinggi akibat pengaruh kondisi tektonik regional,
sehingga diperlukan kajian mengenai respon seismik lokal untuk memahami
karakteristik intensitas gempa yang terjadi di wilayah tersebut. Penelitian ini
dilakukan di wilayah Bendungan Poso dengan tujuan untuk menentukan tingkat
intensitas gempa serta menganalisis pengaruh amplifikasi dan atenuasi lokal
terhadap respon seismik berdasarkan kondisi litologi daerah penelitian. Data yang
digunakan terdiri atas data rekaman akselerograf tahun 2025, data parameter gempa
dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta data litologi
hasil observasi lapangan. Metode yang digunakan meliputi analisis nilai Peak
Ground Acceleration (PGA), klasifikasi intensitas berdasarkan skala Modified
Mercalli Intensity (MMI), serta perhitungan Ground Motion Prediction Equation
(GMPE) menggunakan persamaan Mc. Guire untuk memperoleh nilai PGA teoritis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kejadian gempa di wilayah
penelitian memiliki intensitas kelas I MMI, sedangkan beberapa kejadian pada
tanggal 14 dan 24 Juli di Desa Tindoli serta tanggal 17 Agustus di Poso Pesisir
mencapai kelas II MMI. Hasil analisis residual menunjukkan dominasi fenomena
atenuasi dengan beberapa indikasi amplifikasi lokal. Zona amplifikasi umumnya
berkaitan dengan jalur perambatan gelombang yang melewati satuan batuan
sedimen, sedangkan zona atenuasi berkaitan dengan batuan yang lebih kompak.
Selain itu, struktur geologi berperan sebagai faktor sekunder, sedangkan litologi
menjadi faktor utama yang mempengaruhi variasi respon seismik di wilayah
penelitian. Dengan demikian, kondisi geologi lokal terbukti berpengaruh terhadap
karakteristik intensitas gempa yang teramati di lokasi penelitian.
Kata Kunci: Accelerograph, PGA, Intensitas Gempa, Amplifikasi, Atenuasi

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Teknik > Teknik Geologi
T Technology > Teknik Geologi
T Technology > Teknik Geologi
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Geologi
Library of Congress Subject Areas > T Technology > Teknik Geologi
Library of Congress Subject Areas > T Technology > Teknik Geologi
Date Deposited: 03 Aug 2026 03:39
Last Modified: 03 Aug 2026 03:39
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156954
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item