NOVIANI MISI (2026) KEANEKARAGAMAN JENIS BURUNG DI WISATA LASA DESA PATUKUKI KECAMATAN PELING TENGAH KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
NOVIANI MISI – L131 22 124. Keanekaragaman Jenis Burung Di Wisata Lasa
Desa Patukuki Kecamatan Peling Tengah Kabupaten Banggai Kepulauan di
Bimbing oleh Muh. Ihsan dan Sustri.
Keanekaragaman spesies burung dapat mencerminkan tingginya
keanekaragaman hayati dari kehidupan liar lainnya, sehingga burung dapat dijadikan
indikator kualitas hutan. Berbagai spesies burung dapat ditemukan di berbagai tipe
habitat, termasuk hutan primer/sekunder, agroforestry, perkebunan (sawit/karet/kopi)
dan tempat terbuka (pekarangan, sawah, lahan terlantar). Burung merupakan salah satu
keanekaragaman hayati yang perlu dilestarikan untuk mencegah kepunahan maupun
penurunan jumlah spesies. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman
jenis burung di Wisata Lasa Desa Patukuki Kecamatan Peling Tengah Kabupaten
Banggai Kepulauan.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai April 2026 dengan
menggunakan metode titik hitung (Point Count). Pengamatan dilakukan pada unit
satuan contoh (titik hitung) berbentuk lingkaran dengan radius r = 25 m. Pengamatan
jenis burung dilakukan pada tiga tipe habitat yaitu sempadan sungai, kebun campuran,
dan hutan sekunder dengan total 12 titik pengamatan dengan jarak antar titik
pengamatan ±100 meter. Pengamatan dilakukakan pada pagi hari pukul 06.00 – 09.00
WITA dan pada sore hari pada pukul 15.00 – 18.00 WITA. Pengamatan dilakukan
secara berulang sebanyak 4 kali pengulangan untuk setiap tipe habitat, parameter yang
di ukur yaitu jenis burung dan jumlah burung.
Berdasarkan hasil penelitian, tercatat 29 jenis burung yang termasuk dalam tiga
tipe habitat di wisata Lasa, Desa Patukuki, Kecamatan Peling Tengah, Kabupaten
Banggai Kepulauan. Pada habitat sempadan sungai ditemukan 21 spesies dengan
indeks keanekaragaman (H’) sebesar 2,498 dan nilai kemerataan 0,819, pada kebun
campuran terdapat 18 spesies dengan H’ = 2,523 dan kemerataan 0,823, sedangkan
pada hutan sekunder ditemukan 18 spesies dengan H’ = 2,638 dan kemerataan 0,896.
Nilai keanekaragaman yang diperoleh berada pada kategori sedang dengan distribusi
spesies yang relatif merata di ketiga habitat. Spesies Srindit Sula (Loriculus sclateri)
dan Walik Kembang (Ptilinopus melanospilus) muncul sebagai jenis dominan di semua
tipe habitat, sehingga menandakan peran penting mereka dalam struktur komunitas
burung di kawasan tersebut. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa
wisata Lasa memiliki keanekaragaman burung sedang, distribusi yang baik, serta
adanya spesies dominan yang menjadi ciri khas ekosistem setempat. Selain itu,
penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan antara lokasi yang
dibandingkan dari sempadan Sungai, kebun campuran, hutan sekunder.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Kehutanan > Kehutanan S Agriculture > Kehutanan |
| Divisions: | Fakultas Kehutanan > Kehutanan Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Kehutanan |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 06:17 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 06:17 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156976 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

