MUHAMMAD ADHI GUNA (2026) PENGARUH PEMBERIAN PUPUK UREA TERHADAP PRODUKSI BAHAN KERING, LEMAK KASAR, DAN BAHAN EKSTRAK TANPA NITROGEN HIJAUAN Panicum Sarmentosum Roxb. YANG DIPANEN UMUR 42 HARI. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Ternak membutuhkan hijauan berupa rumput atau legum untuk meningkatkan pertumbuhan dan produktivitasnya. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi para peternak di Indonesia adalah keterbatasan hijauan baik kualitas dan kuantitas sepanjang tahun. Salah satu jenis tanaman pakan yang potensial untuk dikembangkan di daerah tropis adalah rumput Panicum sarmentosum Roxb, yang dikenal dengan kemampuan adaptasi yang baik pada lahan yang kering dan memiliki masa panen yang singkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pupuk urea terhadap rumput Panicum sarmentosum Roxb. berupa produksi bahan kering, produksi lemak kasar, dan produksi bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN). Penelitian ini dilaksanakan pada November 2025-Januari 2026 di Kebun Tanaman Pakan Fakultas Peternakan dan Perikanan Universitas Tadulako dan analisis kandungan nutrien dilakukan di Laboratorium Nutrisi Pakan, Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako. Penelitian ini didesain menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) metode eksperimen dengan 3 perlakuan, yaitu P0 (kontrol); P1 (50 kg N/ha); P2 (100 kg N/ha). Setiap perlakuan di ulang sebanyak 6 kali sehingga didapatkan 18 unit percobaan. Data yang diperoleh dianalisis ragam pada taraf 5?n dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pupuk urea sangat nyata meningkatkan produksi bahan kering, lemak kasar, dan bahan ekstrak tanpa nitrogen. Produksi bahan kering meningkat dari 4,55 ton/ha (kontrol) menjadi 7,52 ton/ha (dosis pupuk 50 kg N/ha), produksi lemak kasar meningkat dari 0,10 ton/ha (kontrol) menjadi 0,14 ton/ha (dosis pupuk 50 kg N/ha), dan produksi BETN meningkat dari 1.94 ton/ha (kontrol) menjadi 2,42 ton/ha (dosis pupuk 50 kg N/ha). Sementara peningkatan dosis pupuk 100 kg N/ha hanya memberikan penambahan produksi bahan kering sebanyak 1,96 ton/ha, dari 4,55 ton/ha menjadi 6,51 ton/ha. Produksi lemak kasar juga mengalami hal yang sama, hanya memberikan penambahan produksi sebesar 0,03 ton/ha, dari 0,10 ton/ha menjadi 0,13 ton/ha. Dan produksi BETN memberikan penambahan produksi sebesar 0,74 ton/ha, dari 1,94 ton/ha menjadi 2,68 ton/ha.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Peternakan dan Perikanan > Peternakan S Agriculture > Peternakan |
| Divisions: | Fakultas Peternakan dan Perikanan > Peternakan Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Peternakan |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 06:52 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 06:52 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156990 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

