ANALISIS PROMOSI PEMERINTAH KABUPATEN MOROWALI DALAM MEMPERKENALKAN MOTIF BATIK TOBUNGKU

CAHYADIN (2026) ANALISIS PROMOSI PEMERINTAH KABUPATEN MOROWALI DALAM MEMPERKENALKAN MOTIF BATIK TOBUNGKU. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Cahyadin (B 501 21 159) Program Studi Ilmu Komunikasi Konsentrasi
Broadcasting Universitas Tadulako. Skripsi Analisis Promosi Pemerintah
Kabupaten Morowali Dalam Memperkenalkan Motif Batik Tobungku.
Dibimbing oleh Citra Antasari sebagai Konsultan I dan Giska Mala
Rahmarini sebagai Konsultan II.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui promosi yang diterapkan oleh
Pemerintah Kabupaten Morowali dalam memperkenalkan motif Batik Tobungku
sebagai identitas budaya Daerah Kabupaten Morowali. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi,
dan dokumentasi. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah
bauran promosi menurut Kotler dan Keller yang mencakup periklanan, promosi
penjualan, hubungan masyarakat dan publisitas, acara dan pengalaman, pemasaran
langsung, pemasaran online dan media sosial, pemasaran seluler, serta penjualan
personal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi motif Batik Tobungku
dilakukan melalui beberapa bentuk bauran promosi, yaitu acara dan pengalaman,
pemasaran langsung, hubungan masyarakat dan publisitas, pemasaran online dan
media sosial. Selain itu, ditemukan pula beberapa aktivitas promosi yang memiliki
karakteristik menyerupai promosi penjualan dan penjualan personal dalam upaya
memperkenalkan motif Batik Tobungku kepada masyarakat. Bentuk promosi yang
paling dominan adalah acara dan pengalaman melalui kegiatan seperti pameran,
festival budaya, dan peragaan busana yang melibatkan interaksi langsung
masyarakat dengan Batik Tobungku. Sementara itu, periklanan dan pemasaran
seluler belum diterapkan secara khusus dalam strategi promosi motif Batik
Tobungku. Pemanfaatan media digital juga masih terbatas pada satu platform, yaitu
YouTube yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Digitalisasi. Selain itu, hasil
penelitian menunjukkan bahwa promosi motif Batik Tobungku melibatkan kerja
sama lintas sektor antara pemerintah daerah, media lokal, Dewan Adat, UMKM,
serta sanggar seni. Secara umum, promosi yang dilakukan pemerintah bertujuan
memperkenalkan motif Batik Tobungku sebagai salah satu identitas budaya
Kabupaten Morowali.
Kata kunci: Motif Batik Tobungku, Promosi Budaya, Pemerintah Kabupaten
MorowaliCahyadin (B 501 21 159) Program Studi Ilmu Komunikasi Konsentrasi
Broadcasting Universitas Tadulako. Skripsi Analisis Promosi Pemerintah
Kabupaten Morowali Dalam Memperkenalkan Motif Batik Tobungku.
Dibimbing oleh Citra Antasari sebagai Konsultan I dan Giska Mala
Rahmarini sebagai Konsultan II.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui promosi yang diterapkan oleh
Pemerintah Kabupaten Morowali dalam memperkenalkan motif Batik Tobungku
sebagai identitas budaya Daerah Kabupaten Morowali. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi,
dan dokumentasi. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah
bauran promosi menurut Kotler dan Keller yang mencakup periklanan, promosi
penjualan, hubungan masyarakat dan publisitas, acara dan pengalaman, pemasaran
langsung, pemasaran online dan media sosial, pemasaran seluler, serta penjualan
personal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi motif Batik Tobungku
dilakukan melalui beberapa bentuk bauran promosi, yaitu acara dan pengalaman,
pemasaran langsung, hubungan masyarakat dan publisitas, pemasaran online dan
media sosial. Selain itu, ditemukan pula beberapa aktivitas promosi yang memiliki
karakteristik menyerupai promosi penjualan dan penjualan personal dalam upaya
memperkenalkan motif Batik Tobungku kepada masyarakat. Bentuk promosi yang
paling dominan adalah acara dan pengalaman melalui kegiatan seperti pameran,
festival budaya, dan peragaan busana yang melibatkan interaksi langsung
masyarakat dengan Batik Tobungku. Sementara itu, periklanan dan pemasaran
seluler belum diterapkan secara khusus dalam strategi promosi motif Batik
Tobungku. Pemanfaatan media digital juga masih terbatas pada satu platform, yaitu
YouTube yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Digitalisasi. Selain itu, hasil
penelitian menunjukkan bahwa promosi motif Batik Tobungku melibatkan kerja
sama lintas sektor antara pemerintah daerah, media lokal, Dewan Adat, UMKM,
serta sanggar seni. Secara umum, promosi yang dilakukan pemerintah bertujuan
memperkenalkan motif Batik Tobungku sebagai salah satu identitas budaya
Kabupaten Morowali.
Kata kunci: Motif Batik Tobungku, Promosi Budaya, Pemerintah Kabupaten
Morowali

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
H Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Library of Congress Subject Areas > H Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi
Date Deposited: 04 Aug 2026 03:43
Last Modified: 04 Aug 2026 03:43
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157026
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item