KOMUNITAS PERSSUASIF PENYULUH DALAM MENINGKATKAN KESADARAN KESEHATAN REPRODUKSI DAN KUNJUNGAN KE POSYANDU REMAJA DESA DAENGGUNE KABUPATEN SIGI

HASRIASTI (2026) KOMUNITAS PERSSUASIF PENYULUH DALAM MENINGKATKAN KESADARAN KESEHATAN REPRODUKSI DAN KUNJUNGAN KE POSYANDU REMAJA DESA DAENGGUNE KABUPATEN SIGI. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Hasriasti (B 501 21 225) Program Ilmu Komunikasi Public Relations
Universitas Tadulako. Skripsi Komunikasi Persuasif Penyuluh Dalam
Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Reproduksi dan Kunjungan Ke
Posyandu Remaja Desa Daenggune Kabupaten Sigi. Dibimbing Oleh Muchri
Ramah Sebagai Konsultan I dan Giska Mala Rahmarini Sebagai Konsultan
II.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi persuasif penyuluh
dalam meningkatkan kesadaran kesehatan reproduksi dan kunjungan ke posyandu
remaja Desa Daenggune Kabupaten Sigi. Metode penelitian yang digunakan yaitu
metode deskriptif kualitatif dengan dasar penelitian studi kasus dan menggunakan
teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi
pada informan yang telah dipilih melalui Teknik purposive sampling. Jumlah
informan enam orang yaitu Mutmainnah, Ekafatni Tanti, Galang, Silva, Meika
Tahuli dan Navil. Analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data dan
penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menyatakan bahwa penyuluh kesehatan menerapkan lima
teknik komunikasi persuasif dalam meningkatkan kesadaran kesehatan reproduksi
dan kunjungan ke posyandu remaja Desa Daenggune Kabupaten Sigi yaitu teknik
asosiasi, teknik integrasi, teknik ganjaran, teknik tataan dan teknik redherring.tetapi ada tiga teknik yang lebih sering digunakan oleh penyuluh yaitu
teknik asosiasi, teknik integrasi dan teknik tataan. Dalam teknik asosiasi penyuluh
mengaitkan materi kesehatan reproduksi dengan kehidupan sehari-hari remaja
seperti isu pergaulan bebas kemudian dikaitkan dengan dampaknya terhadap
kesehatan. Dalam teknik integrasi penyuluh membangun kedekatan dengan remaja
melalui bahasa daerah (Kaili) dengan tujuan untuk menciptakan suasana yang lebih
akrab dengan remaja. Selanjutnya pada penerapan teknik ganjaran penyuluh
memberikan hadiah sebagai bentuk mengapresiasi remaja. Kemudian dalam teknik
tataan penyuluh menyusun pesan secara menarik dengan menceritakan kejadian
yang pernah terjadi. Sedangkan teknik red-herring yang dilakaukan dengan
mengalihkan isu sensitif dengan bercerita lucu atau mengajak remaja bercerita
tentang keseharian remaja di sekolah.
Kata Kunci: Komunikasi Persuasif, Penyuluh, Remaja

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
H Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Library of Congress Subject Areas > H Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi
Date Deposited: 04 Aug 2026 03:51
Last Modified: 04 Aug 2026 03:51
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157028
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item