ANALISIS INDEK KEKERINGAN DENGAN METODE SPEI (STANDARDIZED PRECIPITATION EVAPOTRANSPIRATION INDEX DI DAS DOLAGO)

MUNANDAR (2026) ANALISIS INDEK KEKERINGAN DENGAN METODE SPEI (STANDARDIZED PRECIPITATION EVAPOTRANSPIRATION INDEX DI DAS DOLAGO). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

ANALISIS INDEKS KEKERINGAN DENGAN METODE (SPEI) STANDARDIZED PRECIPITATION EVAPOTRANSPIRATION INDEX DI DAS DOLAGO Munandar, I Wayan Sutapa, Siti Rahmi Oktavia ABSTRAK Kekeringan merupakan bencana alam yang terjadi secara bertahap dan berlangsung lama akibat rendahnya curah hujan dan tingginya penguapan sehingga menyebabkan berkurangnya ketersediaan air serta berdampak pada berbagai sektor, seperti pertanian dan lingkungan. Di Indonesia, perubahan iklim turut mempengaruhi pola musim dan meningkatkan risiko kekeringan melalui perubahan suhu dan curah hujan. Oleh karena itu, diperlukan analisis tingkat kekeringan menggunakan indeks kekeringan sebagai upaya mendukung peringatan dini dan pengelolaan sumber daya air. Bendung Dolago di Provinsi Sulawesi Tengah dipilih sebagai lokasi penelitian karena memiliki peran penting dalam pengelolaan air dan pengurangan risiko kekeringan, sehingga penelitian ini dilakukan menggunakan metode Standardized Precipitation Evapotranspiration Index (SPEI) pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Dolago. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya indeks kekeringan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Dolago menggunakan metode Standardized Precipitation Evapotranspirasi Index (SPEI), serta mengklasifikasikan tingkat kekeringan di DAS tersebut berdasarkan hasil analisis metode SPEI. Besarnya indeks kekeringan pada Daerah Aliran Sungai Dolago dengan menggunakan metode Standardized Precipition Evapotranspiration Index (SPEI), didapatkan bahwa untuk indeks minimum tahunan dengan nilai -1,71 pada tahun 2016 dan maksimumnya degan nilai 1,85 yang mana nilai tersebut terjadi pada tahun 2021. Besarnya nilai indeks kekeringan di DAS Dolago antara ? (-2,00) dengan kondisi Amat Sangat Kering hingga ? (2,00) dengan katerogi Amat Sangat Basah menunjukkan bahwa data indeks tersebut dominan lebih kering yakni terdapat 23 kasus periode kering yang mana 17 di antaranya cukup kering dan 6 sangat kering. Kata kunci: Kekeringan,DAS Dolago, Evapotranspirasi Potensial,SPEI

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Teknik > Teknik Sipil
T Technology > Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Library of Congress Subject Areas > T Technology > Teknik Sipil
Date Deposited: 04 Aug 2026 05:30
Last Modified: 04 Aug 2026 05:31
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157034
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item