JARINGAN SOSIAL DALAM SISTEM DISTRIBUSI IKAN DI DESA BATUSUYA KECAMATAN SINDUE TOMBUSABORA KABUPATEN DONGGALA

DANI (2026) JARINGAN SOSIAL DALAM SISTEM DISTRIBUSI IKAN DI DESA BATUSUYA KECAMATAN SINDUE TOMBUSABORA KABUPATEN DONGGALA. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Dani. No Stambuk B30122007, dengan judul Skripsi “Jaringan Sosial
dalam Sistem Distribusi ikan di Desa Batusuya Kecamatan Sindue
Tombusabora Kabupaten Donggala”. Dibimbing oleh Muh. Nasrum sebagai
pembimbing utama dan Citra Dewi selaku pembimbing pendamping. Jurusan Ilmu
Sosial Program Studi Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas
Tadulako.
Penelitian ini mengkaji jaringan sosial dalam sistem distribusi hasil
tangkapan ikan di Desa Batusuya, Kecamatan Sindue Tombusabora, Kabupaten
Donggala. Fokus utama penelitian ini adalah memahami bagaimana relasi sosial
membentuk pola distribusi ikan di masyarakat pesisir. Aktivitas perikanan tangkap
tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan ekonomi, tetapi juga menjadi ruang interaksi
sosial antar aktor yang saling bergantung. Dalam praktiknya, distribusi ikan
cenderung berlangsung melalui jaringan sosial yang didasarkan pada kepercayaan,
hubungan jangka panjang, dan ketergantungan, dibandingkan melalui mekanisme
pasar formal.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Informan ditentukan secara purposive, meliputi nelayan, pemilik modal, pengepul,
dan pengecer ikan yang dianggap memiliki pengetahuan terkait sistem distribusi.
Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, triangulasi,
dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa jaringan distribusi ikan di Desa
Batusuya terbentuk melalui relasi sosial yang kuat antar aktor. Posisi dan peran
dalam jaringan sangat dipengaruhi oleh kepemilikan modal, akses terhadap hasil
tangkapan, serta kemampuan membangun hubungan sosial. Pemilik modal
memiliki dominasi dalam menentukan jalur distribusi dan harga, pemilik modal
menempati posisi sentral dalam jaringan karena menguasai sarana produksi,
pembiayaan operasional, serta akses pemasaran, arus informasi, sehingga memiliki
kewenangan dalam menentukan jalur distribusi, harga, dan tujuan penjualan hasil
tangkapan. Dinamika tersebut memperlihatkan bahwa patronase tidak hanya
berfungsi sebagai mekanisme kerja sama ekonomi, tetapi juga sebagai bentuk relasi
kuasa yang mempertahankan dominasi aktor pemodal dalam jaringan distribusi
ikan.
Sistem distribusi ikan di Desa Batusuya tidak hanya mencerminkan aktivitas
ekonomi, tetapi juga menunjukan adanya struktur relasi sosial yang membentuk
ketergantungan dan ketimpangan dalam masyarakat pesisir.

Kata kunci: jaringan sosial, relasi kuasa, distribusi perikanan, ketimpangan
ekonomi, masyarakat pesisir.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
H Ilmu Sosial > Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Library of Congress Subject Areas > H Ilmu Sosial > Antropologi
Date Deposited: 05 Aug 2026 02:42
Last Modified: 05 Aug 2026 02:42
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157089
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item