KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM PROSES PEMULIHAN PASIEN GANGGUAN MENTAL STUDI KASUS DI RSUD MADANI SULAWESI TENGAH

NUR ADILLA (2026) KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM PROSES PEMULIHAN PASIEN GANGGUAN MENTAL STUDI KASUS DI RSUD MADANI SULAWESI TENGAH. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Nur Adilla (B 501 21 256). Program Studi Ilmu Komunikasi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tadulako. Komunikasi Interpersonal dalam Proses Pemulihan Pasien Gangguan Mental Studi Kasus di RSUD Madani Sulawesi Tengah. Dibimbing oleh Sitti Murni Kaddi dan Fitriani Puspa Ningsih Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh perawat, psikolog, dan keluarga dalam proses pemulihan pasien gangguan mental di RSUD Madani Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas psikolog, perawat kejiwaan,dan keluarga pasien. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal memiliki peran penting dalam mendukung proses pemulihan gangguan mental pasien. Berdasarkan teori komunikasi interpersonal Joseph A. Devito, ditemukan bahwa aspek keterbukaan terlihat dari upaya perawat dan psikolog membangun Bina Hubungan Saling Percaya (BHSP) sehingga pasien bersedia mengungkapkan perasaan dan masalah yang dialaminya. Aspek empati ditunjukkan melalui kemampuan tenaga kesehatan memahami kondisi emosional pasien tanpa memberikan penilaian negatif. Aspek perilaku suportif diwujudkan melalui pemberian motivasi, pendampingan, serta dukungan selama proses perawatan. Aspek perilaku positif tampak dalam memberikan harapan dan keyakinan kepada pasien untuk sembuh serta mampu kembali menjalankan fungsi sosialnya. Sementara itu, aspek kesetaraan diwujudkan dengan menghargai pasien sebagai individu yang memiliki hak, perasaan, dan pendapat yang perlu didengarkan. Selain itu, keluarga juga berperan penting dalam memberikan dukungan emosional dan menjaga proses pemulihan pasien setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi interpersonal yang efektif antara perawat, psikolog, keluarga, dan pasien dapat membangun kepercayaan, meningkatkan motivasi, memperkuat kerja sama pasien dalam menjalani pengobatan, serta mendukung keberhasilan proses pemulihan pasien gangguan mental di RSUD Madani Sulawesi Tengah. Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Pemulihan Pasien Gangguan Mental, RSUD Madani.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
H Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Library of Congress Subject Areas > H Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi
Date Deposited: 05 Aug 2026 03:18
Last Modified: 05 Aug 2026 03:18
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157093
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item