PENGARUH EDUKASI PENTINGNYA AKTIVITAS FISIK OLAHRAGA TERHADAP PENGETAHUAN DAN KESIAPAN REMAJA PUTRI DALAM MENGHADAPI NYERI HAID (DISMENORE) PADA SISWI KELAS VIII&IX DI SMP NEGERI 19 PALU

DENADA (2026) PENGARUH EDUKASI PENTINGNYA AKTIVITAS FISIK OLAHRAGA TERHADAP PENGETAHUAN DAN KESIAPAN REMAJA PUTRI DALAM MENGHADAPI NYERI HAID (DISMENORE) PADA SISWI KELAS VIII&IX DI SMP NEGERI 19 PALU. Diploma thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK
Pengaruh Edukasi Pentingnya Aktivitas Fisik Olahraga Terhadap Pengetahuan
Dan Kesiapan Remaja Putri Dalam Menghadapi Nyeri Haid
(Dismenore) Pada Siswi Kelas VIII&IX
Di SMP Negeri 19 Palu
Denada (2026)
Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako
Andi Mariani, S.Kep,Ns.,MKM
Latar Belakang: Nyeri haid (dismenore) merupakan masalah yang sering dialami remaja putri dan
dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan belajar di sekolah. Kurangnya
pengetahuan dan kesiapan remaja putri dalam menghadapi dismenore dapat memperburuk kondisi
yang dialami. Salah satu upaya untuk mengurangi dismenore adalah melalui aktivitas fisik atau
olahraga yang dapat membantu melancarkan peredaran darah dan merelaksasi otot. Oleh karena itu,
edukasi mengenai pentingnya aktivitas fisik olahraga perlu diberikan kepada remaja putri. Tujuan:
Diketahui pengaruh edukasi pentingnya aktivitas fisik olahraga terhadap pengetahuan dan kesiapan
remaja putri dalam menghadapi nyeri haid (dismenore) di SMP Negeri 19 Palu. Metode: Penelitian
ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest dan
bersifat kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 56 responden yang dipilih menggunakan teknik
purposive sampling dengan rumus Slovin (0,05). Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan
analisis data dilakukan secara univariat serta bivariat menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil:
Sebelum diberikan edukasi, sebagian besar responden memiliki pengetahuan kategori cukup
(57,1%) dan kesiapan kategori tidak siap (60,7%). Setelah diberikan edukasi, sebagian besar
responden memiliki pengetahuan kategori baik (94,6%) dan kesiapan kategori siap (100%). Hasil
uji statistik menunjukkan nilai p value = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan
sebelum dan sesudah pemberian edukasi. Kesimpulan: Terdapat pengaruh signifikan pemberian
edukasi mengenai pentingnya aktivitas fisik olahraga terhadap pengetahuan dan kesiapan remaja
putri dalam menghadapi dismenore di SMP Negeri 19 Palu. Saran: Diharapkan remaja putri dapat
meningkatkan aktivitas fisik atau olahraga secara teratur agar lebih siap dalam menghadapi nyeri
haid dan mampu mengurangi keluhan dismenore yang dialami.
Kata Kunci: Edukasi, Aktivitas Fisik Olahraga, Dismenore, Remaja Putri

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Kedokteran > D3 Ilmu Keperawatan
R Medicine > D3 Ilmu Keperawatan
Divisions: Fakultas Kedokteran > D3 Ilmu Keperawatan
Library of Congress Subject Areas > R Medicine > D3 Ilmu Keperawatan
Date Deposited: 05 Aug 2026 05:49
Last Modified: 05 Aug 2026 05:49
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157110
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item