ISDAR (2026) ANALISIS KERUSAKAN TANAH PADA AREAL PERKEBUNAN LAHAN KERING DI DESA DOLAGO. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
RINGKASAN
ISDAR (E 281 22 084). Analisis Kerusakan Tanah pada Areal Perkebunan
Lahan Kering di Desa Dolago (dalam penelitian ini dibimbing oleh Abdul
Rahman, dan Rachmat Zainuddin., 2026).
Secara umum, lahan kering memiliki tingkat kesuburan tanah yang
relatif rendah akibat lapisan tanah yang tipis serta kandungan bahan organik
yang rendah. Kondisi tersebut dapat menyebabkan penurunan kesuburan
tanah, berkurangnya kandungan bahan organik, dan terganggunya fungsi
biologis tanah. Salah satu bentuk kerusakan tanah yang umum terjadi pada
lahan kering adalah erosi, yaitu proses pengikisan lapisan atas tanah (topsoil)
yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan tanaman, sehingga
dapat menurunkan produktivitas lahan (Soedireja, 2017). Penelitian ini
dilaksanakan untuk pengambilan sampel tanah di Desa Dolago serta analisis
sampel tanah di Laboratorium Unit Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian,
Universitas Tadulako, Palu, pada bulan Agustus hingga Desember 2025.
Metode penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif eksploratif dengan
teknik pengambilan sampel secara stratified sampling (strata bertingkat).
Pengambilan sampel dilakukan pada tiga titik penggunaan lahan perkebunan
lahan kering, yaitu lahan kakao, kelapa, dan pala. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa ketebalan solum tanah pada seluruh titik pengambilan
sampel >20 cm sehingga tergolong dalam status Tidak Rusak (TR). Batuan
permukaan tidak ditemukan pada seluruh lokasi penelitian sehingga juga
dikategorikan sebagai Tidak Rusak (TR). Parameter tekstur tanah
menunjukkan kandungan liat <18>80% ditemukan pada 66,6%
sampel dengan status Rusak Berat (RB). Selain itu, permeabilitas tanah yang
sangat tinggi (>8,0 cm/jam) ditemukan pada delapan sampel dan tergolong
Rusak Sangat Berat (RSB). Parameter bobot isi tanah >1,4 g/cm³ ditemukan
pada 44,4% sampel dengan status Rusak Sedang (RS). Sementara itu,
parameter kimia dan biologi tanah masih berada pada kondisi aman dengan
status Tidak Rusak (TR), yang ditunjukkan oleh nilai pH tanah berkisar antara
5,08–6,45, daya hantar listrik (DHL) <4>10²
CFU/g pada seluruh lokasi penelitian. Terdapat tiga parameter yang memiliki
nilai Skor Frekuensi Relatif (SFR) >0, yaitu tekstur tanah, bobot isi tanah, dan
permeabilitas. Berdasarkan nilai SFR tersebut, kondisi lahan di Desa Dolago
diklasifikasikan ke dalam tingkat kerusakan ringan (R.I-f, d, o) yang didominasi
oleh degradasi sifat fisik tanah, terutama tekstur tanah yang kurang ideal dan
permeabilitas tanah yang tinggi.
Kata kunci: Kerusakan tanah pada areal perkebunan lahan kering.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agroteknologi S Agriculture > Agroteknologi |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agroteknologi Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agroteknologi |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 06:42 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 06:42 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157122 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

