PERAN PEREMPUAN DALAM RITUAL MOMASORO PADA SUKU LAUJE DESA DUSUNAN BARAT, KABUPATEN PARIGI MOUTONG

MUSLIMA A. KIDU (2026) PERAN PEREMPUAN DALAM RITUAL MOMASORO PADA SUKU LAUJE DESA DUSUNAN BARAT, KABUPATEN PARIGI MOUTONG. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Muslima A. Kidu, Stambuk B30121138, Program Studi Antropologi, Jurusan
Ilmu Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tadulako. Judul
Skripsi: Peran Perempuan Dalam Ritual Momasoro Pada Suku Lauje Di Desa
Dusunan Barat, Kabupaten Parigi Moutong. Dibimbing oleh Citra Dewi selaku
pembimbing utama dan Rahmat Hidayat selaku pembimbing pendamping.
Ritual momasoro adalah tradisi tahunan masyarakat Suku Lauje di Desa
Dusunan Barat, Kabupaten Parigi Moutong, yang dilakukan setelah panen sebagai
bentuk rasa syukur dan tolak bala. Ritual ini sangat bergantung pada keterlibatan
perempuan, yang berfungsi sebagai pelaksana dan penafsir. Sistem kepercayaan
masyarakat tentang hubungan antara manusia, alam, dan dunia spiritual sangat terkait
dengan ritual ini. Ritual Momasoro sangat bergantung pada partisipasi perempuan,
yang berfungsi sebagai pelaksana dan penjaga nilai dan makna budaya. Penelitian ini
mengangkat masalah 1). Bagaimana tahapan pelaksanaan ritual momasoro pada suku
lauje di Desa Dusunan Barat? 2). Bagaimana peran perempuan dalam setiap tahapan
ritual momasoro pada suku lauje di Desa Dusunan Barat? Dan (3) mengapa perempuan
menduduki posisi penting dalam ritual tersebut?.
Dengan dasar penelitian kualitatif, metode penelitian deskriptif digunakan
dalam penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran
dan analisis menyeluruh tentang peran perempuan dalam ritual momasoro suku Lauje
di Desa Dusunan Barat. Teknik pengumpulan data melalui studi Pustaka, pengamatan,
wawancara dan dokumentasi. Dengan informan yang berjumlah 6. Setelah informasi
didapatkan, kemudian dilakukan reduksi data, penyajian data, dan yang terakhir
penarikan Kesimpulan.
Dalam hasil penelitian, ritual momasoro terdiri dari langkah-langkah persiapan,
pelaksanaan, dan penutup. Perempuan memiliki peran dominan dalam setiap tahapan
tersebut, terutama dalam menyiapkan sesajen, melakukan tarian ritual, dan menjaga
tata cara adat. Perempuan juga berfungsi sebagai penasihat spiritual, yang memahami
aturan dan arti ritual berdasarkan informasi yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Masyarakat percaya bahwa perempuan memiliki hubungan dengan dunia spiritual dan
dapat menyeimbangkan kekuatan gaib dan manusia, yang membuat posisi mereka
penting dalam ritual ini.
Kata kunci: Ritual Momasoro, Suku Lauje, Peran Perempuan, Budaya

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
H Ilmu Sosial > Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Library of Congress Subject Areas > H Ilmu Sosial > Antropologi
Date Deposited: 05 Aug 2026 07:57
Last Modified: 05 Aug 2026 07:58
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157135
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item