DESWITA AULIA MUSLIMAH (2026) IDENTIFIKASI KONDISI AIRTANAH DI PESISIR DESA LOMPIO MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK HAMBATAN JENIS. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Desa Lompio merupakan wilayah pesisir di Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, yang kondisi airtanahnya rentan mengalami perubahan akibat pengaruh lingkungan pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran dan kedalaman lapisan airtanah di wilayah pesisir Desa Lompio menggunakan metode geolistrik hambatan jenis konfigurasi Wenner. Pengukuran dilakukan pada empat lintasan dengan panjang masing-masing 24 m dan spasi elektroda 1 m. Data hasil pengukuran diolah menggunakan perangkat lunak Res2Dinv untuk memperoleh model penampang hambatan jenis dua dimensi, kemudian diinterpretasikan berdasarkan nilai resistivitas batuan, kondisi geologi daerah penelitian, serta data pendukung berupa pengukuran daya hantar listrik (DHL) airtanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai hambatan jenis bawah permukaan di daerah penelitian berkisar antara 0,05–75,05 ?m. Berdasarkan interpretasi nilai hambatan jenis, lapisan bawah permukaan tersusun oleh tiga kelompok utama, yaitu lapisan dengan resistivitas 0,05–10 ?m yang diinterpretasikan sebagai lempung, lempung lanauan, dan pasir lempungan jenuh air payau hingga asin; lapisan dengan resistivitas 10–30 ?m yang diinterpretasikan sebagai lanau pasiran, pasir lempungan, hingga pasir halus yang mengandung airtanah; serta lapisan dengan resistivitas 30–70 ?m yang diduga tersusun oleh pasir dan kerikil endapan aluvial pantai. Lapisan airtanah teridentifikasi pada rentang resistivitas 10–30 ?m pada kedalaman sekitar 3 m di bawah permukaan tanah dan dijumpai pada lintasan 1, 2, dan 3. Sementara pada lintasan 4 didominasi oleh lapisan pasir dan kerikil dengan nilai resistivitas relatif tinggi. Hasil pengukuran kualitas airtanah menunjukkan nilai DHL sebesar 1.9163.300 µS/cm dengan karakteristik airtanah payau. Secara umum, lapisan airtanah di wilayah pesisir Desa Lompio berkembang pada endapan aluvial pantai yang tersusun oleh pasir, lanau, lempung, dan kerikil. Kata kunci: airtanah, Desa Lompio,geolistrik hambatan jenis, konfigurasi Wenner, resistivitas
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Matematika dan IPA > Teknik Geofisika Q Science > Teknik Geofisika |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > Teknik Geofisika Library of Congress Subject Areas > Q Science > Teknik Geofisika |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 06:52 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 06:52 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157177 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

