Perilaku Sedentary Lifestyle Pada Remaja Obesitas Di SMAN Model Terpadu Madani Palu

NIA ROSI YUNITA (2026) Perilaku Sedentary Lifestyle Pada Remaja Obesitas Di SMAN Model Terpadu Madani Palu. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK NIA ROSI YUNITA. Perilaku Sedentary Lifestyle pada Remaja Obesitas di SMAN Model Terpadu Madani Palu. (Di Bawah bimbingan Firmansyah) Peminatan Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako Palu Perilaku sedentary lifestyle merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap meningkatnya prevalensi obesitas pada remaja. Kemajuan teknologi digital dan perubahan pola aktivitas sehari-hari menyebabkan remaja semakin banyak menghabiskan waktu dalam posisi duduk atau berbaring dengan pengeluaran energi rendah, yang berpotensi menimbulkan berbagai dampak kesehatan fisik maupun psikologis. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi perilaku sedentary lifestyle pada remaja obesitas di SMAN Model Terpadu Madani Palu berdasarkan modifikasi teori Health Belief Model Rosenstock dan Tremblay. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan terdiri atas 12 orang yang dipilih secara purposive sampling, meliputi 9 remaja obesitas, 1 guru PJOK, 1 orang tua, dan 1 teman sebaya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan analisis isi dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada variabel pengetahuan, sedentary lifestyle dimaknai sebagai perilaku “mager” yang identik dengan aktivitas fisik seperti duduk, berbaring, bermain gawai, menonton, dan aktivitas pasif lainnya dalam waktu lama. Pada variabel kerentanan, informan menyadari risiko kesehatan seperti obesitas, kelelahan, nyeri otot, sesak napas, dan penyakit kronis. Pada variabel manfaat, informan meyakini bahwa aktivitas fisik dapat meningkatkan kebugaran, menurunkan berat badan, memperbaiki suasana hati, dan meningkatkan kepercayaan diri. Namun, pada variabel hambatan, perubahan perilaku terhalang oleh rendahnya motivasi diri, kebiasaan malas bergerak, kelelahan akibat tuntutan akademik, penggunaan media digital berlebihan, serta pengaruh lingkungan sosial. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kenyamanan dan kepuasan instan dari aktivitas sedentari lebih dominan dibandingkan persepsi risiko kesehatan, sehingga perilaku kurang gerak tetap dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: sedentary lifestyle, remaja, obesitas, aktivitas fisik, Health Belief Model.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
R Medicine > Kesehatan Masyarakat
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Library of Congress Subject Areas > R Medicine > Kesehatan Masyarakat
Date Deposited: 06 Aug 2026 06:59
Last Modified: 06 Aug 2026 06:59
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157178
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item