PENGARUH TINGKAT INKLUSI TEPUNG DAUN LAMTORO (Leucaena Leucocephala) TERFERMENTASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN PATIN (Pangasius Hypophthalmus Sauvage, 1878)

NURUL AFDILA (2026) PENGARUH TINGKAT INKLUSI TEPUNG DAUN LAMTORO (Leucaena Leucocephala) TERFERMENTASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN PATIN (Pangasius Hypophthalmus Sauvage, 1878). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Nurul Afdila. O27122065. Pengaruh Tingkat Inklusi Tepung Daun Lamtoro (Leucaena leucocephala) Terfermentasi terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus Sauvage, 1878). Muhammad Safir dan Septina F. Mangitung (2026).
Ikan patin (P. hypophthalmus) merupakan salah satu komoditas perikanan budidaya air tawar yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan banyak diminati masyarakat. Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan budidaya ikan patin adalah ketersediaan pakan yang berkualitas dengan biaya yang relatif murah. Daun lamtoro (Leucaena leucocephala) berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan alternatif karena mengandung protein kasar sebesar 27,89%, lemak kasar 8,73%, serat kasar 19,13%, abu 11,33?n bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN) 33,12%. Pemanfaatan daun Lamtoro masih dibatasi oleh tingginya kandungan serat kasar dan zat antinutrisi seperti tanin dan mimosin. Proses fermentasi dilakukan untuk meningkatkan kualitas nutrisi dan menurunkan kandungan zat antinutrisi daun lamtoro. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat inklusi tepung daun lamtoro terfermentasi dalam pakan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan patin (P. hypophthalmus) Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diujikan yakni penggunaan tepung daun lamtoro terfermentasi (TDLT) yang disubtitusi dengan tepung jagung (TJ) dengan dosis berbeda. Dosis perlakuan tersebut yakni A (0% TDLT: 100% TJ), B (25% TDLT : 75% TJ), C (50% TDLT : 50% TJ), D (75% TDLT : 25% TJ), dan E (100% TDLT : 0% TJ). Pemeliharaan benih ikan patin dilakukan selama 50 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung daun lamtoro terfermentasi memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan benih ikan patin. Pertumbuhan bobot mutlak tertinggi diperoleh pada perlakuan D (75% TDLT : 25% TJ) sebesar 1,83±0,06 g. Nilai kelangsungan hidup berkisar antara 93–100%. dengan nilai tertinggi diperoleh pada perlakuan B dan D sebesar 100%. Nilai Feed Conversion Ratio (FCR) berkisar antara 1,93±0,27–2,62±0,36. Sementara itu, nilai efisiensi pakan berkisar antara 39±0,03%–53±0,07%. Sebagai kesimpulan penggunaan tepung daun lamtoro terfermentasi dengan dosis 75% sebagai substitusi tepung jagung dalam pakan mampu mendukung pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan patin.
Kata kunci: Daun lamtoro, Pangasius hypophthalmus, Pakan Buatan, Subsitusi

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Peternakan dan Perikanan > Akuakultur
S Agriculture > Akuakultur
Divisions: Fakultas Peternakan dan Perikanan > Akuakultur
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Akuakultur
Date Deposited: 10 Aug 2026 01:02
Last Modified: 10 Aug 2026 01:02
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157194
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item