ADAPTASI SOSIAL BUDAYA PEMUDA BALI DI DESA LELEJAE KECAMATAN BULUTABA KABUPATEN PASANGKAYU

MAHLIA RAMADANI (2026) ADAPTASI SOSIAL BUDAYA PEMUDA BALI DI DESA LELEJAE KECAMATAN BULUTABA KABUPATEN PASANGKAYU. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK
Mahlia Ramadani, B201 22 065. “Adaptasi Sosial Budaya Pemuda Bali
Di Desa Lelejae Kecamatan Bulutaba Kabupaten Pasangkayu”. Dibimbing
oleh Syufri, (Pembimbing Utama) dan Hapri Ika Poigi, (Pembimbing
Pendamping).
Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui proses perpindahan orang Bali
yang beragama Hindu hingga menetap di Desa Lelejae, Kecamatan Bulutaba,
Kabupaten Pasangkayu; dan mengetahui proses adaptasi sosial budaya pemuda
Hindu dalam kehidupan bermasyarakat di Desa Lelejae, Kecamatan Bulutaba,
Kabupaten Pasangkayu. Penelitian ini menggunakan teori migrasi untuk
memahami faktor pendorong dan faktor penarik masyarakat suku Bali melakukan
transmigrasi ke Desa Lelejae, serta teori struktural fungsional untuk memahami
bagaimana pemuda Hindu beradaptasi di tengah masyarakat yang majemuk.
Metode penelitian kualitatif dengan pemberian deskriptif. Pengumpulan data
dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Unit analis dalam
penelitian ini adalah masyarakat Desa Lelejae dan pemuda Hindu. Informan dipilih
secara purposive berdasarkan kriteria masyarakat transmigrasi dari suku lain,
masyarakat transmigrasi dari suku Bali dan pemuda Hindu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Perpindahan masyarakat Bali
beragama Hindu ke Desa Lelejae, Kecamatan Bulutaba, Kabupaten Pasangkayu,
terjadi melalui program transmigrasi pemerintah pada tahun 1991. Perpindahan ini
didorong oleh keterbatasan lahan dan faktor ekonomi di daerah asal, serta adanya
peluang memperoleh lahan, perumahan, dan kehidupan yang lebih baik di daerah
tujuan. 2) Proses adaptasi sosial budaya pemuda Bali berlangsung secara aktif
melalui sikap toleransi, keterbukaan, kepatuhan terhadap norma setempat, serta
partisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Interaksi dengan masyarakat dari
berbagai suku terjalin melalui lingkungan pendidikan dan kegiatan desa, sementara
identitas budaya tetap dipertahankan melalui pelaksanaan upacara adat, kegiatan
keagamaan, serta pelestarian seni tari dan gamelan Bali. Meskipun terdapat
hambatan pada tahap awal,seperti perbedaan kebiasaan dan rasa canggung, pemuda
Bali mampu mengatasinya melalui komunikasi yang baik dan sikap saling
menghargai.
Kata kunci: Adaptasi , sosial budaya, pemuda Hindu

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
H Ilmu Sosial > Sosiologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Library of Congress Subject Areas > H Ilmu Sosial > Sosiologi
Date Deposited: 10 Aug 2026 03:49
Last Modified: 10 Aug 2026 03:49
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157212
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item