NINGSIH (2026) ANALISIS KADAR LEMAK DAN PROTEIN PADA PEMBUATAN PAKAN TERNAK BERBAHAN LIMBAH IKAN CAKALANG DAN AMPAS KELAPA DI DESA OGOTUA, KABUPATEN TOLITOLI. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Ningsih, 2026. “Analisis Kadar Lemak Dan Protein Pada Pembuatan Pakan Ternak Berbahan Limbah Ikan Cakalang Dan Ampas Kelapa Di Desa Ogotua, Kabupaten Tolitoli”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako, Pembimbing: Vanny Maria Agustina Tiwow
Pemanfaatan limbah organik sebagai bahan pakan alternatif merupakan salah satu upaya untuk mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomis limbah. Limbah ikan cakalang dan ampas kelapa diketahui memiliki kandungan nutrisi yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak ayam. Penelitian ini bertujuan untuk membuat pakan ternak ayam berbahan dasar limbah ikan cakalang dan ampas kelapa serta menganalisis kadar lemak dan protein yang dihasilkan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang dilakukan melalui eksperimen laboratorium menggunakan metode proksimat. Pakan dibuat dalam tiga perlakuan, yaitu P1 (50% limbah ikan : 50% ampas kelapa), P2 (75% limbah ikan : 25% ampas kelapa), dan P3 (25% limbah ikan : 75% ampas kelapa). Proses pembuatan pakan dilakukan melalui tahapan pengeringan, penghalusan bahan, pencampuran, fermentasi menggunakan EM4 selama 5 hari, pencetakan pellet, dan pengeringan akhir. Analisis kadar lemak dilakukan menggunakan metode Soxhlet, sedangkan kadar protein dianalisis menggunakan metode Mikro-Kjeldahl. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P2 menghasilkan kadar protein tertinggi sebesar 18,19%, sedangkan kadar protein terendah diperoleh pada perlakuan P3 sebesar 4,28%. Kadar lemak tertinggi diperoleh pada perlakuan P3 sebesar 25,17%, sedangkan kadar lemak terendah terdapat pada perlakuan P2 sebesar 9,33%. Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 8173-2:2022, perlakuan P2 merupakan formulasi yang paling mendekati standar mutu pakan ayam broiler karena telah memenuhi kadar protein yang dianjurkan, yaitu 18–23%, meskipun kadar lemak pada seluruh perlakuan masih berada di atas batas standar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi bahan dan proses fermentasi berpengaruh terhadap kualitas nutrisi pakan yang dihasilkan. Dengan demikian, limbah ikan cakalang dan ampas kelapa berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pakan alternatif yang bernilai ekonomi dan ramah lingkungan.
Kata kunci: Limbah Ikan Cakalang, Ampas Kelapa, Pakan Ternak, Kadar Protein, Kadar Lemak, Fermentasi
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Kimia L Pendidikan > Pendidikan Kimia |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Kimia Library of Congress Subject Areas > L Pendidikan > Pendidikan Kimia |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 06:09 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 06:09 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157226 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

