YAYAN RIFALDI (2026) OPTIMALISASI SISTEM DISTRIBUSI AIR BERSIH DI DESA UWEMANJE KECAMATAN KINOVARO KABUPATEN SIGI. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK
Desa Uwemanje, Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi memanfaatkan mata air sebagai sumber utama air
bersih bagi masyarakat. Namun, sistem distribusi air bersih yang ada masih menghadapi berbagai
permasalahan, seperti distribusi air yang belum merata, kebocoran pipa, sambungan ilegal, penggunaan
diameter pipa yang belum sesuai dengan kebutuhan debit, serta belum adanya perencanaan jaringan
berdasarkan analisis hidrolika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting sistem
distribusi air bersih, menghitung kebutuhan air hingga tahun 2046, serta merancang sistem distribusi air
bersih yang optimal menggunakan aplikasi EPANET 2.0. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif
dengan pendekatan deskriptif melalui pengumpulan data primer dan sekunder, analisis proyeksi penduduk
menggunakan metode geometrik, perhitungan kebutuhan air domestik dan non-domestik, perencanaan
kapasitas reservoir, serta pemodelan jaringan distribusi menggunakan EPANET 2.0. Evaluasi dilakukan
berdasarkan parameter tekanan, debit, kecepatan aliran, dan kehilangan energi (headloss) sesuai dengan
kriteria teknis Permen PUPR Nomor 27/PRT/M/2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit mata air
sebesar 28 L/det masih mampu memenuhi kebutuhan air bersih hingga tahun 2046, dengan kebutuhan air
rata-rata sebesar 0,94 L/det. Kapasitas reservoir yang dibutuhkan meningkat dari 14,69 m³ pada tahun 2026
menjadi 17,63 m³ pada tahun 2046. Hasil simulasi EPANET menunjukkan tekanan jaringan berkisar antara
20–58,51 m, kecepatan aliran 0,03–0,61 m/det, debit aliran 0,01–1,99 L/det, serta sebagian besar nilai
headloss berada di bawah 10 m/km, sehingga memenuhi kriteria perencanaan jaringan distribusi air bersih.
Hasil perbandingan antara kondisi eksisting dan hasil optimalisasi menunjukkan bahwa perencanaan ulang
jaringan mampu meningkatkan pemerataan tekanan, menurunkan kehilangan energi, serta meningkatkan
efisiensi distribusi air bersih. Dengan demikian, sistem distribusi air bersih hasil perencanaan dinilai layak
diterapkan dan mampu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Desa Uwemanje secara efektif dan
berkelanjutan hingga tahun 2046.
Kata Kunci: air bersih, distribusi air, EPANET 2.0, kebutuhan air, optimalisasi jaringan, sistem perpipaan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Teknik > Teknik Lingkungan T Technology > Teknik Lingkungan |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Lingkungan Library of Congress Subject Areas > T Technology > Teknik Lingkungan |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 03:31 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 03:31 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157261 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

