PENGUPASAN TESTA DAN PEMBERIAN GA3 TERHADAP PENINGKATAN VIABILITAS BENIH KAKAO (Theobroma Cacao L.) KLON 45

NICKY GUNAWAN SIMATUPANG (2026) PENGUPASAN TESTA DAN PEMBERIAN GA3 TERHADAP PENINGKATAN VIABILITAS BENIH KAKAO (Theobroma Cacao L.) KLON 45. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu komoditas perkebunan penting yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berperan besar dalam sektor ekspor serta industri pangan. Namun, viabilitas benih kakao yang bersifat rekalsitran, cenderung mudah mengalami penurunan viabilitas. Salah satu upaya untuk meningkatkan viabilitas benih adalah melalui perlakuan pengupasan testa dan pemberian hormon giberelin. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pengupasan testa dan pemberian giberelin terhadap peningkatan viabilitas benih kakao klon 45. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Tadulako menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor perlakuan, yaitu testa dan konsentrasi giberelin (0 ppm, 5 ppm, dan 10 ppm). Variabel yang diamati meliputi kadar air benih, daya berkecambah, kecepatan berkecambah, keserempakan tumbuh, potensi tumbuh maksimum, panjang hipokotil, dan bobot kering kecambah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara pengupasan testa dan pemberian giberelin terhadap kecepatan berkecambah benih kakao yaitu tanpa pengupasan testa dengan pemberian giberelin 10 ppm menghasilkan waktu berkecambah tercepat yaitu 1,14 hari. Pengupasan testa menghasilkan kadar air benih tertinggi sebesar 51,00%, keserempakan tumbuh sebesar 86,67%, serta panjang hipokotil tertinggi sebesar 23,73 cm. Pemberian giberelin berpengaruh nyata terhadap bobot kering kecambah, dimana konsentrasi 5 ppm menghasilkan bobot kering tertinggi sebesar 1,72 g. Namun, perlakuan pengupasan testa maupun pemberian giberelin tidak berpengaruh terhadap daya berkecambah dan potensi tumbuh maksimum, hal ini disebabkan kakao klon 45 merupakan klon unggul. Secara umum, pengupasan testa dan pemberian giberelin mampu meningkatkan vigor benih kakao terutama pada fase awal perkecambahan dan pertumbuhan bibit.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agroteknologi
S Agriculture > Agroteknologi
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agroteknologi
Date Deposited: 11 Aug 2026 06:19
Last Modified: 11 Aug 2026 06:19
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157282
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item