RIDWAN (2026) ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI KELAPA DALAM DENGAN SISTEM PENJUALAN SECARA LANGSUNG DAN PENGOLAHAN MENJADI KOPRA DI DESA LEMPE KECAMATAN DAMPAL SELATAN KABUPATEN TOLITOLI. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Kelapa merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki
peranan penting dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Di Desa
Lempe, Kecamatan Dampal Selatan, Kabupaten Tolitoli, petani menerapkan
dua sistem pemasaran hasil usahatani, yaitu menjual kelapa secara langsung
(kelapa biji) dan mengolahnya menjadi kopra. Perbedaan sistem tersebut
diduga memberikan perbedaan pendapatan bagi petani. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan usahatani kelapa pada
masing-masing sistem serta menganalisis perbedaan pendapatan antara
sistem penjualan secara langsung dan pengolahan menjadi kopra.
Penelitian dilaksanakan pada bulan November–Desember 2025 di Desa
Lempe, Kecamatan Dampal Selatan, Kabupaten Tolitoli. Lokasi penelitian
dipilih secara sengaja (purposive). Responden berjumlah 36 orang yang
terdiri atas 21 petani penjual kelapa secara langsung dan 15 petani pengolah
kopra yang dipilih menggunakan teknik Proportional Stratified Random
Sampling. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder.
Analisis data menggunakan analisis pendapatan dan uji t dua sampel
independen (Independent Samples t-Test) dengan bantuan program SPSS 26.
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pendapatan usahatani kelapa
biji sebesar Rp115.768,76/pohon/periode panen, sedangkan rata-rata
pendapatan usahatani kopra sebesar Rp125.705,87/pohon/periode panen.
Rata-rata pendapatan per periode panen pada usahatani kelapa biji sebesar
Rp16.246.212,05/periode panen, sedangkan usahatani kopra sebesar
Rp20.406.256,93/periode panen. Hasil Independent Samples t-Test pada ratarata pendapatan per pohon menunjukkan nilai t hitung = -0,505 dengan t
tabel = ±2,032 pada taraf nyata 5% (df = 34). Nilai t hitung < t tabel (0,505 <
2,032), sehingga H? diterima. Hasil Independent Samples t-Test pada ratarata pendapatan per periode panen menunjukkan nilai t hitung = -1,415
dengan t tabel = ±2,032. Nilai t hitung < t tabel (1,415 < 2,032), sehingga H?
diterima. Berdasarkan hasil analisis rata-rata pendapatan per pohon dan
rata-rata pendapatan per periode panen, usahatani kopra memiliki nilai ratarata pendapatan lebih tinggi dibandingkan usahatani kelapa biji. Uji
Independent Samples t-Test menunjukkan perbedaan tersebut tidak signifikan
secara statistik, sehingga sistem penjualan secara langsung dan sistem
pengolahan menjadi kopra memberikan tingkat pendapatan yang relatif
sama pada petani di Desa Lempe, Kecamatan Dampal Selatan, Kabupaten
Tolitoli.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agribisnis S Agriculture > Agribisnis |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agribisnis Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agribisnis |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 06:35 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 06:35 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157292 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

