IDENTIFIKASI POTENSI KEGAGALAN BANGUNAN PADA PROYEK BANGUNAN GEDUNG DI KOTA PALU

MURSIT TOMORI (2026) IDENTIFIKASI POTENSI KEGAGALAN BANGUNAN PADA PROYEK BANGUNAN GEDUNG DI KOTA PALU. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kegagalan yang dapat terjadi pada
proyek konstruksi bangunan gedung di Kota Palu, serta menentukan faktor-faktor penyebab
utama dan prioritas risiko dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis
(FMEA). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kenyataan bahwa berbagai
permasalahan masih sering dijumpai dalam pelaksanaan proyek konstruksi bangunan di
Indonesia, antara lain kesalahan perencanaan, penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi
teknis, keterlambatan pengadaan material, serta lemahnya pengawasan di lapangan.
Permasalahan tersebut dapat berdampak signifikan terhadap kualitas, ketahanan, dan
keselamatan bangunan, bahkan dalam banyak kasus dapat menyebabkan kegagalan struktur
serta meningkatnya biaya pemeliharaan. Oleh karena itu, diperlukan analisis risiko yang
sistematis dan terstruktur untuk meminimalkan potensi kegagalan tersebut serta meningkatkan
kinerja proyek. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada
beberapa pihak terkait, antara lain Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Cipta Karya, kontraktor, serta
konsultan perencana dan pengawas. Analisis risiko menggunakan tiga indikator utama dalam
kerangka metode FMEA, yaitu Severity (S) untuk mengukur tingkat keparahan dampak
kegagalan, Occurrence (O) untuk mengukur kemungkinan terjadinya kegagalan, dan Detection
(D) untuk mengukur kemampuan mendeteksi kegagalan sebelum terjadi. Kombinasi ketiga
indikator ini digunakan untuk menghitung Risk Priority Number (RPN), sehingga dapat
diketahui risiko mana yang perlu diprioritaskan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai RPN
tertinggi terutama berasal dari faktor metodologi dan manusia, seperti kurangnya pengawasan
lapangan, komunikasi yang tidak efektif antar tim proyek, serta penggunaan material yang tidak
sesuai spesifikasi teknis. Faktor-faktor tersebut memberikan pengaruh besar terhadap integritas
struktur dan kinerja bangunan secara keseluruhan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas
pengawasan, penerapan standar teknis yang lebih ketat, serta peningkatan kompetensi sumber
daya manusia menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko kegagalan proyek
konstruksi bangunan gedung, khususnya di Kota Palu.
Kata Kunci:Potensi kegagalan, bangunan gedung, FMEA, RPN, Kota Palu.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Teknik > Teknik Sipil
T Technology > Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Library of Congress Subject Areas > T Technology > Teknik Sipil
Date Deposited: 11 Aug 2026 06:57
Last Modified: 11 Aug 2026 06:57
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157298
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item