KEANEKARAGAMAN JENIS BURUNG DI DESA KALIBURU KECAMATAN SINDUE TOMBUSAMBORA KABUPATEN DONGGALA

MUH IKSAN SANDY PUTRA (2026) KEANEKARAGAMAN JENIS BURUNG DI DESA KALIBURU KECAMATAN SINDUE TOMBUSAMBORA KABUPATEN DONGGALA. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN
Muh Iksan Sandy Putra – L131 20 063. Keanekaragaman Jenis Burung di Desa Kaliburu, Kecamatan Sindue Tombusambora Kabupaten Donggala Di Bimbing oleh Moh. Ihsan dan Sitti Ramlah.
Burung adalah salah satu unsur keanekaragaman hayati yang sangat penting. Salah satu keistimewaan burung dibandingkan dengan satwa vertebrata lainnya adalah burung dapat dijumpai hampir semua tipe habitat, mulai dari kutub hingga ke daerah tropika, dari laut hingga pegunungan, hutan yang lebat hingga pada perkebunan warga, bahkan pada kawasan wisata hunian manusia. Spesies sangat beragam dan masing-masing spesies mempunyai keunikan serta nilai yang tinggi baik nilai ekonomi, ekologi, budaya serta nilai ilmu pengetahuan.
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendata komposisi jenis mengetahui keanekaragaman dan dominasi jenis burung di Desa Kaliburu, Kecamatan Sindue Tombusambora Kabupaten Donggala. Adapun kegunaaan Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi ilmiah tentang komposisi, keanekaragaman, dan penyebaran jenis burung di Desa Kaliburu, Kecamatan Sindue Tombusambora Kabupaten Donggala. sehingga dapat digunakan sebagai dasar untuk merencanakan upaya konservasi dan pengelolaan habitat.
Teknik pengumpulan data Pengambilan data burung di lapangan dilakukan dengan menggunakan metode titik hitung (point count), Pada metode titik hitung, pengamat berhenti di suatu titik dan menghitung burung yang terdeteksi selama selang waktu tertentu. Titik-titik hitung dengan radius pengamatan 50 m diletakkan di sepanjang jalur dengan jarak antar titik 100 m. Lama waktu penghitungan di setiap titik adalah 10 menit.
Hasil penelitian ini dijumpai 30 jenis burung yang termasuk dalam 17 famili yang terdapat di tiga tipe habitat penelitian. Pada hutan primer terdapat 16 jenis kemudian pada habitat hutan skunder 20 jenis dan pada habitat sempadan sungai ditemukan sebanyak 20 jenis Dari ketiga tipe habitat didapatkan indeks keanekaragaman jenis yang paling tinggi terdapat di habitat sempadan sungai dengan total H’ = 2,51. Kemudian pada indeks dominan untuk kategori dominan pada hutan primer terdapat 4 jenis, hutan skunder terdadapat 4 jenis dan sempadan sungai terdapat 5 jenis, untuk ketegori sub dominan pada hutan primer terdiri dari 4 jenis kemudian pada hutan skunder terdiri dari 4, dan sempadan sungai terdiri dari 6 jenis. Sedangkan untuk kategori jenis tidak dominan pada hutan primer terdiri dari 7 jenis kemudian untuk hutan skunder terdiri dari 12 jenis dan habitat sempadan sungai terdiri dari 9 jenis burung.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Kehutanan > Kehutanan
S Agriculture > Kehutanan
Divisions: Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Kehutanan
Date Deposited: 12 Aug 2026 03:30
Last Modified: 12 Aug 2026 03:30
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157330
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item