PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MITIGASI BENCANA BANJIR ROB DI DESA TOWALE KECAMATAN BANAWA TENGAH KABUPATEN DONGGALA

MOH. FIKRI (2026) PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MITIGASI BENCANA BANJIR ROB DI DESA TOWALE KECAMATAN BANAWA TENGAH KABUPATEN DONGGALA. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Fenomena banjir rob yang sering terjadi di wilayah pesisir Desa Towale
memberikan dampak terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat
sehingga diperlukan keterlibatan masyarakat dalam upaya mitigasi bencana.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk partisipasi masyarakat serta
menganalisis faktor pendorong dan penghambat partisipasi masyarakat dalam
mitigasi bencana banjir rob di Desa Towale. Penelitian menggunakan metode
deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan
Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat lebih dominan terjadi
di Dusun I dan Dusun III sebagai wilayah yang paling terdampak banjir rob karena
berada di kawasan pesisir dan dekat aliran sungai. Di Dusun I, bentuk partisipasi
masyarakat meliputi kehadiran dalam musyawarah dan sosialisasi kebencanaan,
gotong royong pembersihan saluran drainase, perbaikan tanggul darurat, serta
peninggian jalan lingkungan untuk mengurangi genangan air laut. Sementara itu,
masyarakat Dusun III berpartisipasi melalui pembangunan tanggul sederhana,
penanaman mangrove di kawasan pesisir, peninggian rumah warga secara mandiri,
serta evakuasi dan kerja sama antarwarga saat banjir rob terjadi. Bentuk partisipasi
masyarakat tersebut berupa sumbangan tenaga, pemikiran, dan tindakan kolektif
yang dilakukan secara swadaya bersama pemerintah desa. Partisipasi masyarakat
dipengaruhi oleh kesadaran masyarakat terhadap risiko banjir rob, pengalaman
menghadapi bencana, serta kuatnya solidaritas sosial antarwarga, namun masih
terkendala oleh keterbatasan ekonomi, minimnya sarana pendukung mitigasi, dan
keterbatasan waktu masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai nelayan dan pekerja
harian. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang lebih optimal antara
masyarakat, pemerintah desa, dan instansi terkait agar mitigasi bencana banjir rob
dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Mitigasi Bencana, Banjir Rob, Desa
Towale

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Teknik > Teknik Perencanaan Wilayah Kota
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Perencanaan Wilayah Kota
Date Deposited: 13 Aug 2026 07:59
Last Modified: 13 Aug 2026 07:59
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157388
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item