LISRA JULIANTI (2026) ANALISIS MEKANISME NOTICE AND TAKEDOWN FACEBOOK PRO DALAM PENANGANAN PELANGGARAN HAK CIPTA VIDEO YANG MONETISASI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK
LISRA JULIANTI D10122491. Analisis Mekanisme Notice And Takedown
Facebook Pro Dalam Penanganan Pelanggaran Hak Cipta Video Yang
Monetisasi Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak
Cipta. Pembimbing I Adfiyanti fadjar Pembimbing II Erlan Ardiansyah.
Pemanfaatan Facebook Pro sebagai platform monetisasi video memberikan peluang
bagi pencipta untuk memperoleh manfaat ekonomi atas ciptaannya, namun di sisi
lain juga meningkatkan potensi terjadinya pelanggaran hak cipta melalui
pengunggahan dan monetisasi video tanpa izin. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis perlindungan hukum bagi pencipta atas video yang dimonetisasi
melalui Facebook Pro serta pertanggungjawaban Facebook terhadap pelanggaran
hak cipta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan
pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual
(conceptual approach). Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum
primer, sekunder, dan yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa: (1) Perlindungan hukum bagi pencipta atas video yang
dimonetisasi melalui Facebook Pro telah memiliki landasan dalam Undang-Undang
Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta melalui perlindungan hak moral dan hak
ekonomi. Penerapan mekanisme notice and takedown oleh Facebook mendukung
perlindungan tersebut melalui pelaporan, verifikasi, penghentian monetisasi,
penghapusan konten, dan pemberian sanksi terhadap akun pelanggar. Namun,
mekanisme tersebut masih merupakan kebijakan internal platform, belum diatur
secara eksplisit dalam Undang-Undang Hak Cipta, serta masih bersifat reaktif
karena bergantung pada laporan pemegang hak cipta. (2) Pertanggungjawaban
Facebook diwujudkan sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik melalui
penyediaan mekanisme notice and takedown dalam menangani pelanggaran hak
cipta. Facebook tidak bertanggung jawab sebagai pelaku pelanggaran, melainkan
bertanggung jawab atas pelaksanaan kewajiban hukumnya setelah mengetahui
adanya pelanggaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mekanisme notice and
takedown telah mendukung perlindungan hak cipta dan pelaksanaan tanggung
jawab Facebook sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik, namun perlindungan
hukum terhadap pencipta belum optimal karena belum terdapat pengaturan hukum
nasional yang secara khusus mengatur mekanisme tersebut dan batas
pertanggungjawaban platform digital, sehingga diperlukan harmonisasi antara
kebijakan platform dan sistem hukum Indonesia.
Kata Kunci: Hak Cipta, Facebook Pro, Notice and takedown.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum Ilmu Hukum |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum Library of Congress Subject Areas > Ilmu Hukum |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 01:54 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 01:54 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157397 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

