HIDAYATULLAH (2026) PENGARUH MEDIA COCOPEAT DAN INTERVAL PENYIRAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI SENGON (Falcataria Moluccana Miq.). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
HIDAYATULLAH, Pengaruh Media Cocopeat dan Interval Penyiraman Terhadap Pertumbuhan Semai Sengon (Falcataria moluccana Miq.) di bimbing oleh Retno Wulandari dan Rahmawati
Pertumbuhan bibit sengon dipengaruhi oleh media tanam dan ketersediaan air. Cocopeat efektif digunakan karena mampu menyimpan air, sedangkan pengaturan interval penyiraman yang tepat membantu pertumbuhan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Cocopeat dan interval penyiraman terhadap pertumbuhan semai sengon (Falcataria moluccana Miq.) Penelitian dilaksanakan selama tiga bulan, yaitu dari bulan Juli hingga bulan Oktober 2025, di Arboretum Fakultas Kehutanan
Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial 2 × 3. Faktor pertama adalah media tanam (M) yang terdiri atas dua taraf, yaitu M1 = 100% tanah, dan M2 = tanah 700 g + cocopeat 300 g. Faktor kedua adalah interval penyiraman (P) yang terdiri atas tiga taraf, yaitu P1 = penyiraman satu kali sehari, P2 = penyiraman tiga hari sekali, dan P3 = penyiraman lima hari sekali. Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak tujuh kali sehingga terdapat 42 satuan percobaan. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam Uji F dengan taraf 5% dilakukan untuk mengetahui nyata tidaknya pengaruh perlakuan. Apabila Perlakuan yang diberikan berpengaruh nyata, dilakukan uji lanjutan dengan menggunakan uji BNT taraf 5% untuk menentukan perlakuan yang berbeda nyata.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan media tanam berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan. Kombinasi media tanah 700 g dan cocopeat 300 g memberikan hasil terbaik dengan rata-rata pertambahan tinggi 3,67 cm, diameter batang 12,84 mm, dan jumlah daun 3,62 helai. Perlakuan interval penyiraman berpengaruh nyata terhadap pertambahan diameter batang, namun tidak berpengaruh terhadap tinggi dan jumlah daun. Penyiraman satu kali sehari menghasilkan diameter batang tertinggi sebesar 12,38 mm. Tidak terdapat interaksi nyata antara media tanam dan interval penyiraman terhadap seluruh parameter pertumbuhan. Secara keseluruhan, penggunaan campuran tanah dan cocopeat dengan penyiraman satu kali sehari memberikan kondisi pertumbuhan terbaik bagi semai sengon.
Kata kunci: Sengon falcataria moluccana Miq., cocopeat, media tanam, interval penyiraman.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Kehutanan > Kehutanan S Agriculture > Kehutanan |
| Divisions: | Fakultas Kehutanan > Kehutanan Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Kehutanan |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 03:48 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 03:48 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157418 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

