MOHAMMAD AINUN ABDUL GHOFUR (2026) PENGARUH PERBEDAAN SKOR KONDISI TUBUH TERHADAP PERTAMBAHAN BOBOT BADAN INDUK SAPI DONGGALA YANG DIBERI PAKAN KONSENTRAT DI DESA LORU KECAMATAN SIGI BIROMARU. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Sapi Donggala merupakan salah satu sumber daya genetik ternak lokal Indonesia yang berasal dari Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Karakteristik khas Sapi Donggala meliputi warna bulu putih keabu-abuan, putih kecokelatan, hingga putih polos; tanduk berbentuk melingkar mengarah ke samping atas; gumba berukuran kecil; serta gelambir yang menjuntai hingga bagian tulang dada di antara kedua kaki depan. Sapi ini memiliki adaptabilitas tinggi terhadap kondisi iklim tropis dan pakan lokal yang terbatas. Dalam hal pemberian pakan, terdapat tiga metode yang lazim diterapkan, yakni sistem penggembalaan (pasture fattening), sistem kereman (dry lot fattening), serta kombinasi dari kedua metode tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan Skor Kondisi Tubuh (SKT) terhadap pertambahan bobot badan induk sapi Donggala yang diberi pakan konsentrat di Kecamatan Sigi Biromaru. Penelitian dilaksanakan di Desa Loru, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah pada bulan Januari–Februari 2026, menggunakan 29 ekor induk sapi Donggala berumur 3–8 tahun yang dikelompokkan berdasarkan SKT <2 (n = 14) dan SKT ?2 (n = 15). Konsentrat diberikan sebanyak 1,5?ri bobot badan setiap pagi sebelum ternak digembalakan. Data dianalisis menggunakan uji Independent Samples t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SKT berpengaruh sangat nyata terhadap konsumsi konsentrat (p = 0,001 < 0,01), dengan kelompok SKT ?2 mengonsumsi konsentrat lebih banyak (4,34 ± 0,45 kg/ekor/hari) dibandingkan kelompok SKT <2 (3,78 ± 0,37 kg/ekor/hari). SKT juga berpengaruh signifikan terhadap pertambahan bobot badan harian/PBBH (p = 0,044 < 0,05), di mana kelompok SKT ?2 mencapai PBBH lebih tinggi (0,66 ± 0,09 kg/ekor/hari) dibandingkan kelompok SKT <2 (0,44 ± 0,05 kg/ekor/hari). Hasil ini mengindikasikan bahwa induk sapi dengan cadangan energi tubuh yang lebih baik (SKT ?2) memiliki kapasitas konsumsi dan efisiensi konversi pakan yang lebih unggul dalam mendukung pertambahan bobot badan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Peternakan dan Perikanan > Peternakan S Agriculture > Peternakan |
| Divisions: | Fakultas Peternakan dan Perikanan > Peternakan Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Peternakan |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 06:00 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 06:00 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157425 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

