ELA RIANA PUTRI (2026) NILAI MORAL DAN SOSIAL DALAM FILM IMPERFECT KARYA MEIRA ANANTASIA. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Ela Riana Putri 2026, “nilai moral dan sosial dalam film imperfect karya Meira
Anantasia”. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan , Universitas Tadulako. Pembimbing (1) Hasnur Ruslan, (2) Nirmayanti
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan nilai moral dan
nilai sosial dalam film Imperfect karya Meira Anastasia. Film ini menggambarkan
perjuangan tokoh utama, Rara, yang mengalami tekanan batin akibat standar
kecantikan yang berlaku di masyarakat, serta pentingnya dukungan keluarga, sahabat,
dan pasangan dalam membentuk kepribadian serta keyakinan diri. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis ).
Sumber data primer adalah film Imperfect yang dirilis pada 19 Desember 2019,
sedangkan data sekunder berasal dari buku, jurnal, dan artikel yang relevan. Teknik
pengumpulan data dilakukan dengan menonton film secara berulang, melakukan
dokumentasi berupa tangkapan layar pada setiap adegan yang mengandung nilai
moral dan sosial, serta mengumpulkan literatur pendukung. Hasil penelitian
menemukan 9 data nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri
sebanyak 4 data (44.44%), hubungan manusia dengan Tuhan sebanyak 4 data
(44.44%), dan hubungan manusia dengan sesama sebanyak 1 data (11.11%). Selain
itu, ditemukan 14 data nilai sosial yang meliputi nilai kasih sayang sayang sebanyak 5
data (35,71%), nilai tanggung jawab sebanyak 5 data (35,71%), dan nilai keserasian
hidup sebanyak 4 data (28,58%). Secara keseluruhan, nilai sosial lebih dominan
dibandingkan nilai moral, yang menunjukkan bahwa film Imperfect lebih
menekankan dinamika hubungan sosial dan interaksi antarmanusia dalam membentuk
pengalaman dan perkembangan karakter tokoh utama. Film Imperfect tidak hanya
mengangkat isu penampilan fisik, tetapi juga menyampaikan pesan mendalam tentang
penerimaan diri, rasa syukur, ikhlas, kepedulian, tanggung jawab, serta pentingnya
keharmonisan dalam hubungan sosial. Kesimpulannya, film ini sarat dengan nilai
moral dan sosial yang relevan dengan kehidupan masyarakat, serta mengajarkan
bahwa setiap manusia memiliki nilai yang tidak dapat diukur hanya dari fisik.
Kata Kunci: Nilai Moral, nilai sosial, film imperfect, penerimaan diri, keserasian
hidup
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia L Pendidikan > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Library of Congress Subject Areas > L Pendidikan > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 03:22 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 03:22 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157480 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

