KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) DI DESA POMBEWE KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI

PUTRI AYU ARISTANTIYA (2026) KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) DI DESA POMBEWE KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN
Putri Ayu Aristantiya - L13119344, Sudirman Dg Massiri, Arman Maiwa,
Kearifan Lokal Dalam Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Di Desa
Pombewe Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi.
Keberadaan masyarakat hukum adat di Indonesia secara faktual sudah
ada sejak jaman nenek moyang sampai saat ini. Di Sulawesi Tengah pada
umumnya, khususnya masyarakat kaili memiliki kearifan lokal dalam melestarikan
ungkapan-ungkapan, pantangan atau pamali, dan upacara adat lainnya, sebagian
penganutnya masih dijumpai pada setiap kelompok masya rakat tradisional.
Masyarakat Desa Pombewe memiliki salah satu aturan adat dalam pengelolaan
hutan tersebut yaitu larangan melakukan penebangan pohon (Ilegal Loging)
merupakan salah satu aturan yang masih dijalankan oleh masyarakat Desa
Pombewe karena terdapat sanksi bagi masyarakat yang melanggar aturan tersebut.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-Desember di Desa
Pombewe Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. pengambilan sampel dengan
teknik Snowball sampling atau teknik bola salju. Penelitian ini mengkaji bentukbentuk kearifan lokal masyarakat Desa Pombewe dalam pengelolaan Daerah Aliran
Sungai (DAS) serta bagaimana kearifan tersebut diterapkan untuk menjaga
kelestarian hutan dan sumber daya air. Desa Pombewe merupakan komunitas adat
yang masih memegang teguh aturan dan tradisi warisan leluhur dalam kehidupan
sehari-hari. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 30 responden.
Penelitian ini menunjukkan bahwa kearifan lokal masyarakat Desa
Pombewe masih berfungsi efektif sebagai sistem pengelolaan DAS berbasis
masyarakat. Aturan adat, budaya pamali, ritual, dan sanksi adat mampu
mengendalikan pemanfaatan hutan, melindungi mata air, mencegah penebangan
liar, serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Meskipun terdapat pengaruh modernisasi dan masuknya penduduk baru, nilai-nilai
adat tetap dipertahankan sehingga berkontribusi nyata terhadap kelestarian hutan,
keberlanjutan sumber daya air, dan pengurangan risiko banjir serta longsor di Desa
Pombewe.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Kehutanan > Kehutanan
S Agriculture > Kehutanan
Divisions: Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Kehutanan
Date Deposited: 19 Aug 2026 05:33
Last Modified: 19 Aug 2026 05:33
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157496
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item