PERSEPSI DAN KETERGANTUNGAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA HUTAN DI TAMAN NASIONAL KEPULAUAN TOGEAN DESA TOBIL KECAMATAN TOGEAN KABUPATEN TOJO UNA-UNA

MUJAHID AKBAR (2026) PERSEPSI DAN KETERGANTUNGAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA HUTAN DI TAMAN NASIONAL KEPULAUAN TOGEAN DESA TOBIL KECAMATAN TOGEAN KABUPATEN TOJO UNA-UNA. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN
Mujahid Akbar - L13122044. Persepsi dan Ketergantungan Masyarakat
dalam Pengelolaan Sumber Daya Hutan di Taman Nasional Kepulauan
Togean Desa Tobil Kecamatan Togean Kabupaten Tojo Una-Una, dibimbing
oleh Dr. Andi Sahri Alam S.P, M.P dan Ir. Anwar S.Hut., M.P.
Persepsi adalah cara untuk mengorganisasikan dan menjelaskan tentang
kesan manusia supaya dapat memberikan makna pada kondisi lingkungan mereka.
Persepsi masyarakat menyangkut pengelolaan kekayaan sumber daya alam daerah
yang berorientasi pada peningkatan sosial ekonomi bertolak belakang dengan misi
perlindungan yang diemban kawasan taman nasional. Kondisi tersebut perlu
diketahui agar pengelolaan potensi kawasan dapat diarahkan pada sistem
kolaborasi yang akan dilaksanakan oleh berbagai pihak yaitu masyarakat,
pemerintah daerah dan pihak pengelola kawasan. Ketergantungan masyarakat
adalah bentuk interaksi antara masyarakat dengan kawasan hutan di mana
masyarakat telah memandang hutan sebagai lahan penyedia usaha dan berbagai
kebutuhan hidup yang dirasa mampu dalam meningkatkan taraf hidup melalui
kegiatan pengelolaan HHBK maupun pemanfaatan jasa lingkungan (Haryani &
Rijanta, 2019).
Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April - Mei tahun 2026,
bertempat di Taman Nasional Kepulauan Togean Desa Tobil, Kecamatan Togean,
Kabupaten Tojo Una-Una. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini
menggunakan teknik wawancara dengan bantuan kuesioner, responden dipilih
secara sengaja (purposive sampling), 20 orang (10%) yang berpedoman pada
Arikunto. Analisis data menggunakan metode deskriptif dengan skala 3-2-1
(modifikasi skala Likert) untuk menggali persepsi, kemudian deskripitif kualitatif
untuk menggali ketergantungan.
Persepsi masyarakat Desa Tobil terhadap pengelolaan sumber daya hutan
tergolong positif. Hal ini ditunjukkan oleh indikator manfaat hutan dan kelestarian
hutan yang memperoleh indeks persepsi masing-masing sebesar 100?ngan
kategori sangat tinggi. Masyarakat memahami bahwa hutan memiliki manfaat
penting dalam menunjang kehidupan. Sementara itu, persepsi terhadap
keberadaan Taman Nasional Kepulauan Togean memperoleh indeks sebesar
40,00?ngan kategori sedang. Meskipun masyarakat pada umumnya
mendukung keberadaan taman nasional sebagai kawasan konservasi, masih
terdapat perbedaan persepsi yang dipengaruhi oleh keterbatasan pemahaman
mengenai batas kawasan, aturan pengelolaan, serta masih kurangnya sosialisasi
dari pihak terkait. Ketergantungan masyarakat Desa Tobil terhadap sumber daya
hutan masih tergolong tinggi. Gula aren merupakan sumber daya yang paling
dominan dimanfaatkan dengan persentase 70%, diikuti cengkeh sebesar 15%,
kelapa sebesar 12%, dan kayu palapi sebesar 3%. Gula aren menjadi sumber daya
yang paling banyak dimanfaatkan karena memberikan manfaat ekonomi secara
berkelanjutan sebagai sumber pendapatan masyarakat.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Kehutanan > Kehutanan
S Agriculture > Kehutanan
Divisions: Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Kehutanan
Date Deposited: 19 Aug 2026 05:41
Last Modified: 19 Aug 2026 05:41
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157500
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item