ANALISIS KETERSEDIAAN INFRASTRUKTUR KAWASAN PANGAN NUSANTARA (KPN) DESA TALAGA, KECAMATAN DAMPELAS, KABUPATEN DONGGALA

SHOLEKHATUN (2026) ANALISIS KETERSEDIAAN INFRASTRUKTUR KAWASAN PANGAN NUSANTARA (KPN) DESA TALAGA, KECAMATAN DAMPELAS, KABUPATEN DONGGALA. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK
Sholekhatun (F23121013) “Analisis Ketersediaan Infrastruktur Kawasan
Pangan Nusantara (KPN) Desa Talaga, Kecamatan Dampelas” dibimbing oleh
Khairinrahmat dan Rizkhi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan jumlah infrastruktur yang
tersedia di Kawasan Pangan Nusantara (KPN) Desa Talaga, menganalisis tingkat
ketersediaan infrastruktur dalam mendukung pengembangan KPN, serta
merumuskan rekomendasi pengembangan infrastruktur berdasarkan hasil analisis
ketersediaan dan supply-demand. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi,
wawancara, dokumentasi, dan kuesioner kepada 100 responden yang dipilih dengan
teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif
kuantitatif, skoring indeks ketersediaan berdasarkan empat indikator, yaitu
ketersediaan, kondisi, pemanfaatan, dan nilai tambah, serta analisis supply-demand
untuk mengidentifikasi kesenjangan antara kondisi eksisting dan kebutuhan
infrastruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur yang tersedia di
KPN Desa Talaga terdiri atas jalan akses, jalan usaha tani, dan air bersih. Jalan akses
memperoleh nilai rata-rata 87?ngan kategori sangat baik, jalan usaha tani 61?ngan kategori baik, dan air bersih 48?ngan kategori sedang. Sementara itu,
infrastruktur drainase, energi dan kelistrikan, telekomunikasi, gudang penyimpanan
saprotan, tempat bongkar muat saprotan, gudang penyimpanan hasil komoditas
(cold storage), sarana pengolahan hasil pertanian, sarana pemasaran dan
perdagangan, terminal, pelabuhan, tempat parkir, sarana promosi dan pusat
informasi, serta sarana kelembagaan belum tersedia dan berada pada kategori
buruk. Berdasarkan analisis supply-demand, rekomendasi pengembangan
infrastruktur disusun secara bertahap berdasarkan tingkat prioritas kebutuhan,
dimulai dari penyediaan air bersih, drainase, energi dan kelistrikan, telekomunikasi,
hingga sarana pendukung produksi, distribusi, pemasaran, dan kelembagaan.
Kata kunci: Kawasan Pangan Nusantara, infrastruktur, ketersediaan infrastruktur,
supply-demand, Desa Talaga

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Teknik > Teknik Perencanaan Wilayah Kota
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Perencanaan Wilayah Kota
Date Deposited: 19 Aug 2026 07:48
Last Modified: 19 Aug 2026 07:48
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157542
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item