EDELWEYS ANGGUN FORESTY (2026) KONDISI KIMIA TANAH DI BAWAH TEGAKAN PINUS (Pinus Merkusii Jungh. Et De Vriese) DESA KAMUMU KECAMATAN LUWUK UTARA KABUPATEN BANGGAI SULAWESI TENGAH. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Tanah merupakan media tumbuh tanaman yang berperan sebagai tempat
berkembangnya perakaran, penyedia air, unsur hara, dan habitat berbagai
organisme tanah. Kesuburan tanah dipengaruhi oleh kualitasnya yang meliputi sifat
fisik, kimia, dan biologi, serta faktor penggunaan lahan, jenis tanah, dan topografi.
Di antara ketiga sifat tersebut, sifat kimia tanah memiliki peran penting karena
menentukan ketersediaan unsur hara melalui parameter seperti pH, C-organik,
nitrogen, fosfor, kalium, dan kapasitas tukar kation (KTK). Tegakan Pinus merkusii
diketahui mampu tumbuh pada berbagai kondisi lahan, namun keberadaan serasah
pinus dapat memberikan pengaruh terhadap sifat kimia tanah, Selain itu, perbedaan
posisi topografi seperti puncak, punggung, dan lembah turut memengaruhi
distribusi unsur hara akibat proses erosi, pencucian, dan akumulasi bahan organik.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujan untuk mengetahui kondisi kimia tanah di
bawah tegakan Pinus (Pinus merkusii Jungh. et de Vriese) Desa Kamumu,
Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Penelitian ini dilaksanakan selama bulan April hingga Juni 2026 di kawasan
tegakan Pinus merkusii di Desa Kamumu, sedangkan analisis sifat kimia tanah
dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin.
Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Perlakuan pengamatan
terdiri atas tiga posisi topografi, yaitu puncak, punggung, dan lembah. Setiap
perlakuan memiliki dua plot sebagai ulangan lapangan, sehingga terdapat enam plot
berukuran 10 × 10 m. Pada setiap plot diambil tanah dari lima titik pada kedalaman
0–20 cm dan dikompositkan menjadi satu sampel plot. Dua sampel plot pada
perlakuan yang sama dikompositkan kembali sehingga diperoleh tiga sampel akhir
dari masing – masing posisi topografi. Sifat kimia tanah yang dianalisis meliputi
pH (H2O), C-organik, N-total, P-tersedia, kalium (K), dan kapasitas tukar kation
(KTK).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kimia tanah di bawah tegakan
Pinus merkusii masih tergolong cukup baik. Nilai pH tanah berkisar antara 6,60–
6,79 dengan kategori agak masam hingga mendekati netral. Kandungan C-organik
berkisar antara 2,39–2,84?n termasuk kategori sedang, sedangkan kandungan
nitrogen total berkisar antara 0,28–0,40?ngan kategori sedang hingga tinggi.
Kandungan fosfor tersedia berada pada kisaran 10,30–16,05 ppm dan kalium
sebesar 0,52–0,53 cmol(+)/kg yang termasuk kategori sedang. Nilai kapasitas tukar
kation (KTK) berkisar antara 17,57–24,76 cmol(+)/kg dan tergolong sedang hingga
tinggi.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Kehutanan > Kehutanan S Agriculture > Kehutanan |
| Divisions: | Fakultas Kehutanan > Kehutanan Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Kehutanan |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 01:55 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 01:55 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157549 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

