PENGARUH DOSIS Dark Septate Endophytes (DSE) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI GOGO (Oryza Sativa L.)

I PUTU WAHYU SETIAWAN (2026) PENGARUH DOSIS Dark Septate Endophytes (DSE) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI GOGO (Oryza Sativa L.). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

I Putu Wahyu Setiawan (E28121341) Pengaruh Dosis Dark Septate
Endophytes Terhadap Pertumbuhan Padi Gogo (oryza sativa L) Dibimbing oleh
Mahfudz dan Marhani (2025)
Padi (Oryza sativa) merupakan salah satu tanaman yang penting di
Indonesia. Padi gogo di Sulawesi Tengah diusahakan petani di lahan berlereng
baru mencapai 2,56 ton/ha atau sekitar 53?ri produksi padi sawah yang
telah mencapai 4,78 ton/ha. Pertumbuhan dan produksi padi gogo akan
mengalami penurunan apabila dibudidayakan pada lahan yang kurang baik.
Kelebihan DSE dibanding dengan yang lain Kolonisasi cendawan DSE pada
akar tanaman dicirikan oleh adanya pertumbuhan hifa yang umumnya septat,
berwarna hialin atau gelap dan mengalami melanisasi. mengetahui interaksi
dari Dosis cendawan DSE terhadap, pertumbuhan tanaman padi tanaman padi
gogo untuk mengetahui Dosis DSE terbaik pada pertumbuhan padi gogo.
Penelitiaan ini dilaksanakan Kebun Akademik Fakultas Pertanian Universitas
Tadulako. Waktu penelitian telah dilaksanakan pada tanggal 3 Desember 2024
sampai 21 April 2025 Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak
Kelompok (RAK) dengan satu factor, yaitu jenis cendawan DSE dengan 4
pelakuan yitu tanpa DSE (P0) isolat DSE dengan Dosis 15 ml/tanaman (P1),
isolat DSE dengan Dosis 25 ml/tanaman (P2) dan Isolat DSE Dengan Dosis 35
ml/tanaman (P3). Semua perlakuan diulang sebanyak 8 kali, sehingga
diperoleh jumlah keseluruhan perlakuan adalah 32. Penanaman di lakukan
menggnakan polybag. Hasil Penelitian meunjukan bahwa pengaplikasian
cendawan DSE (Dark Septate Endophyte) dapat memberikan pengaruh pada
setiap komponen baik itu pertumbuhan maupun komponen hasil pada
tanaman padi gogo (oryzae sativa L). Dosis pengaplikasian DSE (Dark Septate
Endophyte) terbaik terdapat pada perlakuan 35ml/tanaman, pada parameter
tinggi tanaman memperoleh nilai rata – rata tertinggi yaitu 129,50cm,
kemudian pada parameter jumlah anakan di peroleh nilai rata – rata tertinggi
yaitu 9,44 tunas, kemudian pada rata – rata penjang malai di peroleh nilai ratarata tertinggi yaitu 31,93cm, kemudian pada perameter Volume akar di
peroleh nilai rata – rata tertinggi yaitu 90,00ml, kemudian pada parameter
berat basah akar di peroleh nilai rata – rata tertinggi yaitu 93,27g, kemudian
pada parameter berat kering akar di peroleh nilai rata – rata tertinggi 35,92g
kemudian pada parameter berat seribu gabah di peroleh nilai tertinggi yaitu
34,19g, kemudian pada parameter koloni DSE di peroleh nilai tertinggi pada
perlakuan 15ml/tanaman(100%) dan 35 ml/ tanaman(100%), kemudian
pada parameter pengaman krolofil di dapatkan pada perlakuan
25ml/tanaman dengan nilai krolofil A 29,571, krolofil B 12,71 dan krolofil total
42,23.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agroteknologi
S Agriculture > Agroteknologi
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agroteknologi
Date Deposited: 20 Aug 2026 02:09
Last Modified: 20 Aug 2026 02:09
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157550
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item