HUBUNGAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH, ASUPAN ZAT BESI, DAN POLA MENSTRUASI TERHADAP STATUS ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 5 PALU

SILVI RAMADHANI (2026) HUBUNGAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH, ASUPAN ZAT BESI, DAN POLA MENSTRUASI TERHADAP STATUS ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 5 PALU. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah gizi yang masih banyak terjadi pada remaja
putri dan dapat berdampak pada kesehatan, kemampuan belajar, serta produktivitas.
Faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian anemia antara lain kepatuhan
konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), asupan zat besi, dan pola menstruasi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan konsumsi TTD,
asupan zat besi, dan pola menstruasi terhadap status anemia pada remaja putri di
SMA Negeri 5 Palu. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik
dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 184 remaja putri yang
dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data kepatuhan konsumsi
TTD dan pola menstruasi dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan asupan
zat besi diukur menggunakan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire
(SQ-FFQ). Status anemia ditentukan berdasarkan kadar hemoglobin (Hb). Analisis
data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (? = 0,05).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi anemia sebesar 33,2%. Sebagian
besar responden tidak patuh mengonsumsi TTD (72,8%), memiliki asupan zat besi
cukup (57,6%), dan pola menstruasi teratur (62,5%). Hasil uji Chi-Square
menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan konsumsi
TTD dengan status anemia (p = 0,839). Terdapat hubungan yang signifikan antara
asupan zat besi dengan status anemia (p = 0,010) dan terdapat hubungan yang
signifikan antara pola menstruasi dengan status anemia (p = 0,048). Dapat
disimpulkan bahwa asupan zat besi dan pola menstruasi berhubungan dengan status
anemia pada remaja putri, sedangkan kepatuhan konsumsi TTD tidak berhubungan
dengan status anemia. Remaja putri diharapkan meningkatkan konsumsi makanan
sumber zat besi dan memperhatikan kesehatan reproduksi untuk mencegah anemia.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Kesehatan Masyarakat > Gizi
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > Gizi
Date Deposited: 20 Aug 2026 03:53
Last Modified: 20 Aug 2026 03:53
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157563
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item