Pengaruh Biocementation Oleh Bacillus Subtilis Terhadap Kualitas Mortar

SITI SALIFAH NUR AINI (2026) Pengaruh Biocementation Oleh Bacillus Subtilis Terhadap Kualitas Mortar. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Mortar konvensional berbasis semen Portland menghadapi permasalahan porositas tinggi, daya
serap air besar, dan ketidakmampuan perbaikan retakan secara mandiri. Teknologi biocementation
melalui mekanisme Microbially Induced Calcite Precipitation (MICP) menawarkan solusi ramah
lingkungan dengan memanfaatkan aktivitas mikroorganisme untuk menghasilkan endapan kalsium
karbonat (CaCO?) yang memadatkan struktur mortar. Penelitian ini bertujuan menentukan
konsentrasi optimal Bacillus subtilis dan menganalisis pengaruhnya terhadap kuat tekan, absorpsi
air, dan self-healing mortar tipe M sesuai SNI 03-6825-2002. Penelitian menggunakan metode
eksperimental kuantitatif skala laboratorium dengan tiga variasi konsentrasi Bacillus subtilis, yaitu
0 CFU/mL (K0), 10? CFU/mL (K1), dan 10? CFU/mL (K2), dicampurkan langsung ke dalam adukan
mortar dengan rasio air-semen 0,50. Curing dilakukan 14 hari untuk uji kuat tekan dan absorpsi air,
serta 21 hari untuk uji self-healing. Kuat tekan tertinggi diperoleh K2 sebesar 28,451 MPa,
meningkat dibanding K0 (21,467 MPa), dan seluruh kelompok melampaui batas minimum SNI 17,2
MPa. Absorpsi air terendah dicapai K1 sebesar 1,89?n K2 sebesar 2,34%, keduanya di bawah
batas maksimum ASTM C270 sebesar 12%. Rasio penutupan retakan tertinggi diperoleh K2 sebesar
Mortar konvensional berbasis semen Portland menghadapi permasalahan porositas tinggi, daya
serap air besar, dan ketidakmampuan perbaikan retakan secara mandiri. Teknologi biocementation
melalui mekanisme Microbially Induced Calcite Precipitation (MICP) menawarkan solusi ramah
lingkungan dengan memanfaatkan aktivitas mikroorganisme untuk menghasilkan endapan kalsium
karbonat (CaCO?) yang memadatkan struktur mortar. Penelitian ini bertujuan menentukan
konsentrasi optimal Bacillus subtilis dan menganalisis pengaruhnya terhadap kuat tekan, absorpsi
air, dan self-healing mortar tipe M sesuai SNI 03-6825-2002. Penelitian menggunakan metode
eksperimental kuantitatif skala laboratorium dengan tiga variasi konsentrasi Bacillus subtilis, yaitu
0 CFU/mL (K0), 10? CFU/mL (K1), dan 10? CFU/mL (K2), dicampurkan langsung ke dalam adukan
mortar dengan rasio air-semen 0,50. Curing dilakukan 14 hari untuk uji kuat tekan dan absorpsi air,
serta 21 hari untuk uji self-healing. Kuat tekan tertinggi diperoleh K2 sebesar 28,451 MPa,
meningkat dibanding K0 (21,467 MPa), dan seluruh kelompok melampaui batas minimum SNI 17,2
MPa. Absorpsi air terendah dicapai K1 sebesar 1,89?n K2 sebesar 2,34%, keduanya di bawah
batas maksimum ASTM C270 sebesar 12%. Rasio penutupan retakan tertinggi diperoleh K2 sebesar
64,13%, meningkat dibanding kontrol. K2 ditetapkan sebagai perlakuan terbaik secara multikriteria
karena unggul pada dua dari tiga parameter. Uji ANOVA menunjukkan p = 0,000 (p < 0,05) pada
seluruh parameter, dikonfirmasi uji Post Hoc Tukey dengan perbedaan nyata antar seluruh
kelompok. Biocementation berbasis Bacillus subtilis terbukti meningkatkan kualitas mortar tipe M
melalui pengendapan CaCO? yang memadatkan struktur, menurunkan porositas, dan memfasilitasi
self-healing, sehingga direkomendasikan sebagai alternatif konstruksi berkelanjutan yang ramah
lingkungan.
Kata Kunci: Biocementasi, Bacillus subtilis, MICP, Mortar Tipe M, Kuat Tekan, Absorpsi Air, Self
Healing, Konstruksi Berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Teknik > Teknik Lingkungan
T Technology > Teknik Lingkungan
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Lingkungan
Library of Congress Subject Areas > T Technology > Teknik Lingkungan
Date Deposited: 20 Aug 2026 06:46
Last Modified: 20 Aug 2026 06:46
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157587
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item