ABDUL HAFID LAMATORO (2026) PENGARUH KENAIKAN TARIF PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) 12?N INFLASI TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN RUMAH TANGGA MASYARAKAT MISKIN DI KELURAHAN LABIABAE. Diploma thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kenaikan tarif Pajak
Pertambahan Nilai (PPN) 12% terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga
masyarakat miskin di Kelurahan Labiabae, pengaruh inflasi terhadap pengelolaan
keuangan rumah tangga masyarakat miskin, serta pengaruh kenaikan tarif Pajak
Pertambahan Nilai (PPN) 12?n inflasi secara simultan terhadap pengelolaan
keuangan rumah tangga masyarakat miskin di Kelurahan Labiabae. Penelitian ini
menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif (kausal).
Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada rumah tangga
masyarakat miskin di Kelurahan Labiabae. Sampel penelitian berjumlah 61
responden yang ditentukan menggunakan teknik probability sampling dengan
metode stratified random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan analisis
regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa secara parsial kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
12% memiliki pengaruh sebesar -16,2% terhadap pengelolaan keuangan rumah
tangga masyarakat miskin namun tidak signifikan. Sementara itu, inflasi memiliki
pengaruh sebesar 62,0?n signifikan terhadap pengelolaan keuangan rumah
tangga masyarakat miskin. Secara simultan, kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai
(PPN) 12?n inflasi berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan
rumah tangga masyarakat miskin di Kelurahan Labiabae. Nilai koefisien
determinasi menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan
variasi pengelolaan keuangan rumah tangga sebesar 37%, sedangkan sisanya
dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa
tekanan inflasi memiliki peran yang lebih dominan dibandingkan kenaikan tarif
PPN 12?lam memengaruhi kemampuan masyarakat miskin mengatur
pengeluaran dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Kata kunci: Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12%, inflasi, pengelolaan
keuangan rumah tangga, masyarakat miskin.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Kampus 2 Touna > Ekonomi Manajemen |
| Divisions: | Kampus 2 Touna > Ekonomi Manajemen |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 07:50 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 07:50 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157606 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

