PERBANDINGAN UNDANG-UNDANG NO 1 TAHUN 1946 DENGAN UNDANG-UNDANG NO. 1 TAHUN 2023 TERHADAP TINDAK PIDANA PEMALSUAN MATERAI

NURUL FEBRIANTI (2026) PERBANDINGAN UNDANG-UNDANG NO 1 TAHUN 1946 DENGAN UNDANG-UNDANG NO. 1 TAHUN 2023 TERHADAP TINDAK PIDANA PEMALSUAN MATERAI. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaturan hukum pidana pemalsuan
materai dalam perspektif UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Untuk mengetahui
perbedaan pengaturan tindak pidana pemalsuan materai antara KUHP lama dengan
KUHP Nasional. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif
dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan melalui studi
kepustakaan terhadap bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa KUHP lama menitikberatkan pada perbuatan pemalsuan secara
fisik dengan cakupan terbatas, sedangkan UU No. 1 Tahun 2023 mengatur secara
lebih luas, mencakup penggunaan, peredaran, dan penguasaan materai palsu, disertai
penegasan unsur kesalahan serta sistem pemidanaan yang lebih proporsional dan
adaptif. Dengan demikian, pembaruan pengaturan tersebut memperkuat perlindungan
terhadap kepentingan fiskal negara, kepastian hukum masyarakat, dan integritas
dokumen hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa KUHP nasional memberikan
konstruksi normatif yang lebih responsif terhadap perkembangan kejahatan
pemalsuan materai. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas aparat penegak
hukum serta sosialisasi berkelanjutan kepada masyarakat guna mendukung efektivitas
implementasi norma baru tersebut.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Library of Congress Subject Areas > Ilmu Hukum
Date Deposited: 26 Aug 2026 01:07
Last Modified: 26 Aug 2026 01:07
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157616
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item