AGUS HAMBALI SULASIA (2026) PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG DAUN MENGKUDU FERMENTASI DALAM RANSUM TERHADAP BOBOT ORGAN LIMFOID AYAM PEDAGING. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Agus Hambali Sulasia (O 121 22 337) Pengaruh Penggunaan Tepung Daun
Mengkudu Fermentasi dalam Ransum terhadap Bobot Organ Limfoid Ayam
Pedaging (Ummiani Hatta dan Moh. Asril Adjis, 2026)
Daun mengkudu (Morinda citrifolia L.) merupakan salah satu bahan pakan
alternatif yang memiliki potensi untuk dimanfaatkan dalam ransum ayam pedaging
karena kandungan nutrisinya yang cukup baik, terutama protein. Kandungan
protein pada daun mengkudu menjadikannya berpotensi sebagai sumber nutrisi
yang dapat mendukung pertumbuhan dan produktivitas ternak. Selain itu, daun
mengkudu juga mengandung berbagai senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi
kesehatan ternak, pemanfaatannya dalam ransum ayam perlu diperhatikan karena
mengandung senyawa antinutrisi, seperti tanin dan serat kasar. Kandungan tanin
yang tinggi dapat mengikat protein dan menghambat kerja enzim pencernaan
sehingga menurunkan kecernaan serta penyerapan nutrien pada ayam. Selain itu,
tanin juga dapat menurunkan konsumsi pakan dan berdampak pada pertumbuhan
ternak. Sementara itu, kandungan serat kasar yang tinggi sulit dicerna oleh ayam
karena keterbatasan kemampuan saluran pencernaannya dalam memanfaatkan
serat, sehingga dapat menurunkan ketersediaan energi dan efisiensi penggunaan
pakan. Salah satu teknologi yang dapat digunakan untuk menurunkan zat anti
nutrisi adalah fermentasi. Teknologi fermentasi menggunakan inokulum
Aspergillus niger menjadi alternatif untuk mengatasi kendala tersebut sekaligus
meningkatkan kecernaan bahan pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi
pengaruh penggunaan tepung daun mengkudu fermentasi (TDMF) terhadap bobot
organ limfoid ayam pedaging. Penelitian ini dilakukan di Kandang Percobaan
Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Desa Sibalaya Selatan,
Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, dengan
menggunakan 100 ekor DOC strain Cobb. Desain penelitian menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, yang terdiri
dari ransum kontrol dan substitusi TDMF dengan level 3%, 6%, dan 9%. Parameter
yang diamati yaitu bobot relatif organ limfoid, yaitu bursa fabricius, timus, limpa,
dan hati. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh tidak
nyata (P>0,05) terhadap bobot relatif keempat organ tersebut. Dari hasil penelitian,
dapat disimpulkan bahwa penggunaan tepung daun mengkudu fermentasi
Aspergillus niger hingga level 9% memberikan pengaruh tidak nyata (P>0,05)
terhadap bobot relatif organ limfoid ayam pedaging, dengan kisaran bursa fabricius
0,06–0,07%, timus 0,26–0,33%, limpa 0,09–0,18%, dan hati 2,13–2,27% yang
setara dengan ransum kontrol (P0).
Kata kunci: Aspergillus niger, ayam pedaging, daun mengkudu, fermentasi, organ
limfoid
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Peternakan dan Perikanan > Peternakan S Agriculture > Peternakan |
| Divisions: | Fakultas Peternakan dan Perikanan > Peternakan Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Peternakan |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 05:55 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 05:55 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157673 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

