IDENTIFIKASI DAN PENILAIAN PENERAPAN K3 PADA PROSES PENGOPERASIAN WATER TREATMENT PLANT (WTP) DI PLTU PALU 3 SULAWESI TENGAH

AGUNG FEBRIAN DERMAWAN (2026) IDENTIFIKASI DAN PENILAIAN PENERAPAN K3 PADA PROSES PENGOPERASIAN WATER TREATMENT PLANT (WTP) DI PLTU PALU 3 SULAWESI TENGAH. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) merupakan industri berisiko tinggi karena melibatkan
peralatan berat, bahan kimia, dan operasi berkelanjutan, salah satunya terdapat pada unit Water
Treatment Plant (WTP) yang berfungsi mengolah air baku menjadi air berkualitas khusus guna
menunjang operasi pembangkit. Di PLTU Palu 3 yang dikelola PT Korea Energy Indonesia
(KOENSIA), proses pengoperasian WTP memiliki potensi bahaya kecelakaan kerja yang cukup
besar, namun belum ada penelitian khusus mengenai penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
(K3) di lokasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai
tingkat risiko kecelakaan, serta mengevaluasi penerapan K3 pada area WTP. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan Hazard Identification, Risk
Assessment, and Risk Control (HIRARC) dan Job Safety Analysis (JSA), didukung kuesioner Skala
Likert. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran
kuesioner kepada 30 pekerja, dengan acuan utama Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 dan Peraturan
Pemerintah No. 50 Tahun 2012. Analisis dilakukan melalui tahap identifikasi bahaya, penilaian
risiko berdasarkan kemungkinan dan keparahan dampak, serta evaluasi efektivitas pengendalian
yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 aktivitas kerja teridentifikasi terdapat
27 potensi bahaya,terdiri dari 19 bahaya fisik dan 8 bahaya kimia.Penilaian risiko mengelompokkan
bahaya tersebut menjadi 11 risiko rendah, 15 risiko sedang, dan 1 risiko tinggi, di mana bahaya
utama berasal dari penanganan bahan kimia serta pemeliharaan peralatan listrik. Bentuk
pengendalian yang diterapkan meliputi pengaturan administratif dan penggunaan Alat Pelindung
Diri (APD). Berdasarkan tanggapan responden, penerapan K3 secara umum berada pada kategori
sangat baik (43,3%) dan baik (26,7%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan K3 sudah
berjalan baik, namun diperlukan peningkatan pengawasan, pelatihan rutin, dan kepatuhan
penggunaan APD untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan menciptakan lingkungan kerja yang
lebih aman.
Kata Kunci: Identifikasi Bahaya, K3, Penilaian Risiko, PLTU Palu 3, WTP.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Teknik > Teknik Lingkungan
T Technology > Teknik Lingkungan
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Lingkungan
Library of Congress Subject Areas > T Technology > Teknik Lingkungan
Date Deposited: 26 Aug 2026 06:22
Last Modified: 26 Aug 2026 06:22
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157688
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item