PENGARUH FOTOPERIODE TERHADAPPERTUMBUHAN DANKELANGSUNGAN HIDUP IKAN JULUNG-JULUNG (Nomorhamphus Versicolor Janina Kraemer,2019)

KOKO ALKAHFI (2026) PENGARUH FOTOPERIODE TERHADAPPERTUMBUHAN DANKELANGSUNGAN HIDUP IKAN JULUNG-JULUNG (Nomorhamphus Versicolor Janina Kraemer,2019). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

KOKO ALKAHFI (O27 121 069) Pengaruh Fotoperiode Terhadap
Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Julung-julung (Nomorhamphus
versicolor Janina Kraemer, 2019). Fadly Y. Tantu Dan Jusri Nilawati
Ikan julung-julung (Nomorhamphus versicolor) merupakan ikan air tawar
endemik Sulawesi yang perlu dibudidayakan sebagai upaya konservasi sekaligus
pemanfaatan secara berkelanjutan (Kraemer dkk., 2019). Spesies ini memiliki
potensi ekonomi sebagai ikan hias karena bentuk tubuhnya yang unik dan warna
sirip ekornya yang menarik sehingga telah diperdagangkan sebagai ikan hias
(Herjayanto dkk., 2023). Akan tetapi, pemenuhan kebutuhan pasar masih terkendala
karena budidayanya belum berkembang secara luas dan teknik budidaya yang
optimal, khususnya terkait peningkatan pertumbuhan dan kelangsungan hidup,
masih terbatas. Oleh karena itu, pengembangan teknologi budidaya, termasuk
pengaturan fotoperiode, diperlukan untuk mendukung produksi N. versicolor secara
berkelanjutan.
Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juli–September 2025 di
Laboratorium Kualitas Air dan Biologi Akuatik, Fakultas Peternakan dan
Perikanan, Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah. Penelitian dalam
Rancangan Acak Lengkap (RAL) 5 perlakuan fotoperiode dan 4 ulangan. Seluruh
perlakuan menggunakan lampu LED putih dengan intensitas cahaya 500 lux.
Perlakuan fotoperiode meliputi 0 jam terang:24 jam gelap, 6 jam terang:18 jam
gelap, 12 jam terang:12 jam gelap, 18 jam terang:6 jam gelap, dan 24 jam terang:0
jam gelap.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa fotoperiode berpengaruh terhadap
pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan julung-julung (Nomorhamphus
versicolor). Perlakuan D (18 jam terang : 6 jam gelap) memberikan hasil tertinggi
dengan bobot mutlak 0,72 g, pertambahan panjang 0,78 cm, dan kelangsungan
hidup 92%, sedangkan perlakuan A (kontrol) menghasilkan nilai terendah.
Fotoperiode yang lebih panjang diduga meningkatkan aktivitas makan,
metabolisme, dan efisiensi pemanfaatan energi, sehingga mendukung pertumbuhan
dan kelangsungan hidup ikan. Seluruh parameter kualitas air selama penelitian juga
berada pada kisaran optimal, sehingga perbedaan hasil terutama dipengaruhi oleh
perlakuan fotoperiode.
Kata kunci: ikan julung-julung (N. versicolor), fotoperiode

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Peternakan dan Perikanan > Akuakultur
S Agriculture > Akuakultur
Divisions: Fakultas Peternakan dan Perikanan > Akuakultur
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Akuakultur
Date Deposited: 26 Aug 2026 06:29
Last Modified: 26 Aug 2026 06:29
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157692
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item