RIZKY REHAN ANUGRAHA KURNIAWAN (2026) STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA GARAM RAKYAT DI KELURAHAN TALISE KECAMATAN MANTIKULORE KOTA PALU. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
RIZKY REHAN ANUGRAHA KURNIAWAN (E 321 22 077). “Strategi
Pengembangan usaha Garam Rakyat di Kelurahan Talise Kecamatan
Mantikulore Kota Palu” (dibimbing oleh Wildani Pingkan S. Hamzens dan
Al Alamsyar)
Garam merupakan komoditas agribsinis yang berperan penting dalam
memenuhi kebutuhan rumah tangga dan industri, seiring meningkatnya
permintaan pada sektor makanan, farmasi, kosmetik, dan manufaktur.
Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya Kelurahan Talise Kecamatan
Mantikulore Kota Palu, memiliki potensi pengembangan usaha garam rakyat
karena tradisi produksi yang telah berlangsung lebih dari satu abad, dukungan
kondisi pesisir yang sesuai, serta keberadaan 16 kelompok petambak dengan
156 rumah tangga petani yang mengelola lahan seluas 15 hektar. Produksi
garam di Kelurahan Talise mengalami fluktuasi yang cukup tajam akibat faktor
iklim, keterbatasan sarana produksi, serta tekanan persaingan dari garam
antar daerah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan
eksternal yang memengaruhi pengembangan usaha garam rakyat di Kelurahan
Talise Kecamatan Mantikulore Kota Palu secara nyata menggunakan metode
analisis SWOT. Data dalam penelitian ini diperoleh dari responden eksternal
dan internal dengan penentuan responden secara purposive sampling untuk
merumuskan strategi pengembangan melalui analisis SWOT guna
menentukan posisi usaha serta alternatif strategi yang tepat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada faktor internal usaha garam
rakyat di Kelurahan Talise memiliki kekuatan berupa pengalaman turun
temurun, lokasi strategis, kepemilikan lahan, dan kelompok petambak yang
aktif, sementara kelemahannya meliputi keterbatasan lahan, teknologi
produksi yang belum merata, sarana prasarana yang terbatas, dan manajemen
usaha yang masih sederhana. Faktor eksternal terdapat peluang berupa
dukungan kebijakan pemerintah, meningkatnya permintaan garam, program
pemberdayaan, serta potensi edu-wisata tambak, namun juga terdapat
ancaman seperti perubahan iklim, persaingan garam impor, alih fungsi
kawasan pesisir, dan menurunnya minat generasi penerus. Berdasarkan
analisis SWOT, usaha garam rakyat berada pada Kuadran I dengan skor 4,01
(strategi S-O) yang menunjukkan kondisi kuat dan berpeluang. Strategi
pengembangan yang direkomendasikan meliputi pengembangan Garam Talise
sebagai produk unggulan berbasis identitas lokal, peningkatan produksi
melalui optimalisasi tambak, pengembangan edu-wisata, serta penguatan
kelembagaan kelompok petambak untuk meningkatkan daya saing dan
keberlanjutan usaha.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agribisnis S Agriculture > Agribisnis |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agribisnis Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agribisnis |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 06:52 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 06:52 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157704 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

