DISTRIBUSI CURAH HUJAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP SEDIMEN DI DAS POI KECAMATAN DOLO SELATAN

WINDA ADISTI (2026) DISTRIBUSI CURAH HUJAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP SEDIMEN DI DAS POI KECAMATAN DOLO SELATAN. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Distribusi curah hujan mengacu pada pola sebaran hujan yang terjadi
dalam suatu wilayah atau area tertentu, yang dapat di ukur dengan interval
waktu tertentu. Curah hujan menjadi salah satu faktor yang dapat
menyebabkan terjadinya sedimentasi. Distribusi curah hujan yang tidak
merata akan menimbulkan dampak yang serius terhadap lingkungan. Desa Poi
memiliki Daerah Aliran Sungai yang telah mengalami pendangkalan akibat
proses sedimentasi yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
hubungan antara ditribusi curah hujan terhadap proses sedimentasi di DAS Poi
Kecamatan Dolo Selatan. Dengan ini, dapat diketahui bagaimana curah hujan
yang tinggi atau rendah dapat memengaruhi pola sedimentasi di wilayah DAS.
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Poi, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten
Sigi, bertepatan di Daerah Aliran Sungai Desa Poi. Secara Geografis Desa Poi
terletak pada koordinat 0º45’53’’-1º00’57’’ LS dan 119º32’30’’-119º46’36’’ BT
dengan panjang DAS 4.64 km serta luasan DAS 0.16 km. Penelitian ini
dilaksanakan pada bulan September 2025 sampai dengan Maret 2026.
Penelitian ini disusun dengan menggunakan metode survei secara langsung di
lapangan dengan mengamati sebaran hujan yang dapat menghasilkan nilai
sedimentasi yang terjadi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan
didapatkan bahwa curah hujan yang terjadi pada lokasi penelitian tidak jatuh
secara merata sehingga hubungan antara curah hujan, debit sungai, dan hasil
angkutan sedimen tidak terjadi secara seragam. Misalnya, pada tanggal 06-10-
2025 curah hujan 4.82 mm dengan debit 0.037 m³/s menghasilkan sedimen
sebanyak 168 g, berbeda dengan tanggal 21-11-2025 curah hujan 2,26 mm
dengan debit 0.008 m³/s justru menghasilkan sedimen tertinggi yaitu 575 g
sedimen. Sementara hubungan antara debit sungai dan hasil sedimen
menunjukkan kolerasi data yang bersifat negatif tetapi sangat rendah. Yang
berarti kenaikan debit air tidak selalu diikuti oleh peningkatan jumlah
sedimen secara signifikan.
Kata Kunci : Curah hujan, Debit Sungai, Sedimen, Desa Po

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agroteknologi
S Agriculture > Agroteknologi
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agroteknologi
Date Deposited: 26 Aug 2026 07:59
Last Modified: 26 Aug 2026 07:59
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157736
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item