TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERTANGGUNGJAWABAN ATAS KASUS SALAH TANGKAP (Studi Kasus Di Kepolisian Resor Kota Palu)

RAODATUL JANNA (2026) TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERTANGGUNGJAWABAN ATAS KASUS SALAH TANGKAP (Studi Kasus Di Kepolisian Resor Kota Palu). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Raodatul Janna, D10122648, Tinjauan Yuridis Terhadap Pertanggungjawaban Atas Kasus Salah Tangkap Di Kepolisian Resor (POLRESTA) Kota Palu, Pembimbing I : Vivi Nur Qalbi, Pembimbing II : Hasnawati
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kasus salah tangkap (error in persona) serta upaya rehabilitasi atau pemulihan nama baik yang diberikan kepada korban salah tangkap. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis empiris dengan pendekatan lapangan (field research). Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan aparat kepolisian di Polres Kota Palu, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan yang meliputi buku, jurnal, peraturan perundang-undangan, serta dokumen lain yang relevan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pertanggungjawaban Kepolisian Resor Kota Palu dalam kasus salah tangkap meliputi pertanggungjawaban internal melalui mekanisme kode etik dan disiplin, pertanggungjawaban perdata dalam bentuk ganti rugi, serta pertanggungjawaban prosedural melalui mekanisme praperadilan. Sedangkan pertanggungjawaban pidana dapat dilakukan jika terbukti oknum kepolisian melakukan tindakan kekerasan dan penyalahgunaan kewenangan. Namun, pelaksanaan pertanggungjawaban tersebut belum optimal, terutama dalam aspek perdata dan prosedural yang masih bergantung pada inisiatif korban. Selain itu, upaya rehabilitasi terhadap korban telah dilakukan melalui pengakuan resmi dari pihak kepolisian yang menyatakan permohonan maaf bahwa korban bukan pelaku tindak pidana. korban salah tangkap juga berhak memperoleh rehabilitasi atau pemulihan psikologis serta pemulihan nama baik sebagai bentuk perlindungan hukum terhadap hak-haknya. Dengan demikian, diperlukan peningkatan profesionalitas aparat penegak hukum, serta kepatuhan terhadap prosedur hukum yang berlaku, guna mencegah terjadinya kasus salah tangkap di masa yang akan datang.
Kata Kunci : Pertanggungjawaban Kepolisian; Rehabilitasi Korban; Salah Tangkap (Error in Persona).
?

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Library of Congress Subject Areas > Ilmu Hukum
Date Deposited: 27 Aug 2026 05:44
Last Modified: 27 Aug 2026 05:44
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157749
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item