PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP UPAYA KONSERVASI PENYU DI DESA MAPANE TAMBU KECAMATAN BALAESANG KABUPATEN DONGGALA

MOHAMAD FARID H. RAGALUTU (2026) PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP UPAYA KONSERVASI PENYU DI DESA MAPANE TAMBU KECAMATAN BALAESANG KABUPATEN DONGGALA. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

MOHAMAD FARID H. RAGALUTU – L 131 22 322. Persepsi Masyarakat
Terhadap Upaya Konservasi Penyu Di Desa Mapane Tambu Kecamatan
Balaesang Kabupaten Donggala Di Bimbing Oleh Bapak I Nengah Korja dan
Bapak Rizky Purnama
Penyu adalah biota yang termasuk kategori hewan dilindungi, karena
tingkat keterancaman punah yang tinggi dari faktor alami maupun antropogenik,
Penyu menghabiskan hidupnya di laut lepas dan pergi ke daratan untuk bertelur
pada setiap musimnya (Sinaga et al., 2024). Penyu memiliki ketergantungan pada
habitat daratan untuk bertelur dan merupakan salah satu satwa yang pada saat
musim bertelur rentan terhadap gangguan (Dewiyanti et al., 2025). Populasi
alamiah penyu di Indonesia terus menurun 20 - 30% per tahun terutama lebih
disebabkan oleh faktor manusia dibandingkan dengan faktor alam dan predator
(Puteri et al., 2019). Penurunan populasi penyu yang terjadi secara signifikan
tersebut menunjukkan bahwa keberlangsungan hidup satwa ini semakin terancam
menyebabkan jumlah populasinya menurun setiap tahun bahkan hingga statusnya
langka (endangered) di alam (Oktavia Sitorus et al., 2022).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiman persepsi masyarakat
terhadap upaya konservasi penyu Di Desa Mapane Tambu Kecamatan Balaesang
Kabupaten Donggala. Penelitian ini akan dilakukan selama 3 bulan yaitu pada
bulan Mei sampai Juli 2026. Bertempat di Desa Mapane Tambu Kecamatan
Balaesang Kabupaten Donggala. Metode yang digunakan adalah Metode
deskriptif dengan teknik penentuan sampel berdasarkan jumlah populasi di lokasi
penelitian di ambil sebanyak 10%. Pengumpulan data dalam penelitian ini
dilakukan melalui wawancara dengan menggunakan kuisioner yang bersifat
tertutup. Dalam angket tertutup, pertanyaan atau pernyataan telah memiliki
alternatif jawaban yang tinggal dipilih oleh responden. Data yang diperoleh
kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan disajikan dalam bentuk tabel,
persentase, dan uraian. Penelitian ini juga menggunakan skala likert dengan
pengskalaan 1-3-5 untuk menentukan lokasi kedudukan seseorang dalam suatu
kontinum sikap terhadap objek sikap, mulai dari sangat negatif sampai dengan
sangat positif.
Hasil penelitian menujukan bahwa Tingkat pengetahuan masyarakat
terhadap upaya konservasi penyu berada pada kategori sedang dengan nilai
Presentase sebesar 74,6%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa masyarakat telah
memiliki pengetahuan yang cukup baik mengenai konservasi penyu. Persepsi
masyarakat terhadap upaya konservasi penyu berada pada kategori tinggi dengan
nilai Presentase sebesar 97,82%. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa
Mapane Tambu memiliki pandangan yang sangat positif terhadap pelaksanaan
konservasi penyu serta mendukung berbagai upaya perlindungan penyu dan
habitatnya.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Kehutanan > Kehutanan
S Agriculture > Kehutanan
Divisions: Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Kehutanan
Date Deposited: 27 Aug 2026 05:50
Last Modified: 27 Aug 2026 05:50
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/157753
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item